BERBAGI
Pohon Socratea Exorrhiza atau yang biasa dikenal Walking Palm. Pohon ini dikatakan sebagai satu-satunya pohon yang dapat berpindah tempat dengan sendirinya / Foto istimewa

CENTRALBATAM.CO.ID-Terdengar aneh memang jika ada sebuah pohon yang dapat berpindah tempat dengan sendirinya, sebab seperti yang kita ketahui bahwa pohon atau tumbuhan merupakan makhluk hidup yang dikategorikan pasif, yang artinya tidak dapat berpindah tempat kecuali kalau ada faktor yang memindahkannya.

Tapi, ternyata ada satu jenis pohon yang dapat berpindah tempat setiap hari. Pohon itu adalah pohon Socratea Exorrhiza atau yang biasa dikenal Walking Palm. Pohon ini dikatakan sebagai satu-satunya pohon yang dapat berpindah tempat dengan sendirinya.

Pohon Socratea Exorrhiza atau yang biasa dikenal Walking Palm. Pohon ini dikatakan sebagai satu-satunya pohon yang dapat berpindah tempat dengan sendirinya / Foto istimewa
Pohon Socratea Exorrhiza atau yang biasa dikenal Walking Palm. Pohon ini dikatakan sebagai satu-satunya pohon yang dapat berpindah tempat dengan sendirinya / Foto istimewa

Pohon Socratea Exorrhiza dapat kamu temukan di hutan hujan tropis Amerika Latin, yaitu Ekuador, tepatnya berada dalam kawasan lindung Sumaco Biosphere Reserve yang dilindungi oleh UNESCO. Dalam sehari, pohon ini dapat berpindah setidaknya dua sampai tiga centimeter, atau dengan kata lain dalam setahun sejauh 20 meter.

Lalu, bagaimana pohon Socratea Exorrhiza dapat memindahkan dirinya sendiri? Ternyata, pohon ini menggunakan akarnya yang seolah-olah berperan sebagai kaki. Akar baru akan muncul untuk mencari pijakan baru dan memindahkan tubuh pohon utama dari tempat semula. Sementara akar-akar tua akan mati dengan sendirinya.

Pohon Socratea Exorrhiza atau yang biasa dikenal Walking Palm. Pohon ini dikatakan sebagai satu-satunya pohon yang dapat berpindah tempat dengan sendirinya / Foto istimewa
Pohon Socratea Exorrhiza atau yang biasa dikenal Walking Palm. Pohon ini dikatakan sebagai satu-satunya pohon yang dapat berpindah tempat dengan sendirinya / Foto istimewa

“Ketika tanah mengalami erosi, pohon ini akan menumbuhkan akar baru yang panjang untuk menemukan tanah baru yang lebih solid. Akar tersebut kadang-kadang panjangnya sampai 20 meter per tahun,” jelas Peter Vrsansky, Palaeobiolog dari Earth Science Institute Academy of Sciences, Slovakia Bratislava.

“Lalu, secara perlahan-lahan, saat akar telah menetap di tanah baru, pohon akan condong ke arah akar baru dan akar lama perlahan-lahan mengangkat ke udara. Seluruh proses untuk pindah ke tempat baru dengan sinar matahari yang lebih baik dan tanah lebih solid bisa berlangsung beberapa tahun,” sambungnya.(net)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY