BERBAGI
Ilustrasi penembakan

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Nekad, begitulah setidaknya puncak adrenalin dari seorang wanita Palestina hingga membuatnya gelap mata dan akhirnya menikam seorang tentara Israel.

Insiden penikaman tersebut terjadi di luar permukiman Yahudi di wilayah Tepi Barat, hari Kamis (1/6/2017). Karena perbuatannya, wanita itu kemudian dilumpuhkan dengan sebutir peluru yang dimuntahkan oleh pasukan Israel dari senjatanya.

Paramedis dari badan darurat Israel, Magen David Adom mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (1/6/2017), tentara Israel tersebut dilarikan ke rumah sakit dengan satu luka tusukan di bagian atas tubuhnya. Tidak disebutkan lebih detail mengenai identitasnya maupun kondisinya saat ini.

Paramedis menambahkan, pelaku penusukan juga dilarikan ke rumah sakit usai ditembak. Kondisi wanita itu saat ini dilaporkan kritis. Identitas wanita Palestina itu tidak disebutkan.

Militer Israel menyatakan, pelaku menggunakan sebilah pisau dalam aksinya dan kemudian ditembak oleh pasukan militer di lokasi kejadian. Kira-kira, apa penyebabnya?

Menurut penghitungan media AFP, gelombang kekerasan yang terjadi sejak Oktober 2015 lalu, telah menewaskan setidaknya 266 warga Palestina, 41 warga Israel, dua warga Amerika Serikat, dua warga Yordania, seorang warga Eritrea, seorang warga Sudan dan seorang warga Inggris.

Menurut otoritas Israel, kebanyakan warga Palestina yang tewas ditembak tersebut merupakan pelaku penikaman, penembakan atau penabrakan dengan mobil.

Sebagian warga Palestina lainnya ditembak mati saat aksi-aksi demo atau bentrokan dengan pasukan keamanan Israel. Kemudian, dari data yang berhasil dihimpun, beberapa bulan terakhir, kekerasan tersebut dinilai telah berkurang.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY