CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Pagi tadi, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri melakukan tes urine terhadap seluruh awak pesawat di Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Selasa (20/6/2017).
Dalam pelaksanaannya, seluruh pilot, pramugara dan pramugari tampak kooperatif mengikuti tes tersebut. Tak berselang lama, salah seorang pilot mulai mencuri perhatian mata dan kamera awak media.
Ya, pilot tersebut merupakan seorang berkewarganegaraan asing (WNA, red) yang juga diwajibkan menjalani tes urine. Kecurigaan muncul ketika ia menolak diambil gambarnya (difoto, red) oleh wartawan.
“(Pilot) Gak mau difoto, tolong makhlum,” kata seorang petugas yang meminta awak media untuk tidak mengambil gambar sang pilot asing.
Lalu, apa kira-kira alasan sang pilot asing untuk menolak difoto oleh para pencari berita? Apakah hasil tes urine positif?
Hingga saat ini tak sedikitpun informasi yang bocor terkait hasil pemeriksaan terhadap sang pilot. Namun beberapa petugas yang berada di lokasi masih tampak menanyakan beberapa hal terhadapnya.

Terpisah, Kepala BNNP Kepri, Brigjen Pol. Nixon Manurung mengatakan, aksi tersebut beryujuan untuk memastikan seluruh awak pesawat bebas dari pengaruh obat-obatan terlarang alias narkotika.
“Untuk meningkatkan pelayanan, keamanan dan keselamatan selama penerbangan dalam musim mudik lebaran, maka BNN secara serentak menggelar aksi ini. Pengecekan dilakukan secara acak,” kata Nixon, pagi tadi.
Dia menjelaskan, pihaknya (BNNP Kepri, red) hanya melakukan pengecekan di bandara. Sementara BNN Kota (BNNK) Batam, Tanjungpinang dan Karimun melakukan pemeriksaan di berbagai pelabuhan.
“Pelabuhan domestik maupun internasional itu kewenangan BNNK,” tuturnya.

