BERBAGI
Tragedi pasca penembakan | Foto : Jak

CENTRALBATAM.CO.ID, SAN DIEGO – Kepolisian wilayah San Diego, Amerika Serikat terpaksa melepaskan tembakan ke arah salah seorang remaja 15 tahun, Sabtu (6/5/2017) lalu. Akibatnya, remaja itu tewas seketika.

Remaja tersebut dilumpuhkan di area parkir Sekolah Menengah San Diego. Remaja itu ditembak karena sempat mengarahkan pistol angin tipe BB ke polisi. Terkejut, polisi pun spontan melepas tembakan dan mengenai tubuh remaja itu.

Sebagaimana dikutip dari kantor berita CNN, Minggu (7/5/2017), awalnya ada sebuah panggilan dari orang tidak dikenal (OTK) ke nomor panggilan darurat 911. Panggilan itu meminta polisi untuk mengecek keselamatan seorang bocah laki-laki yang berdiri di depan SMA Torey Pines.

Baca Juga:  Kodim 0315 Bersama Asparnas Kepri Melakukan Kegiatan Fogging

Penelepon itu tidak menyebutkan identitasnya. Analisa awal polisi San Diego, bocah laki-laki itulah yang membuat telepon dan merujuk kepada dirinya sendiri.

Ketika dua polisi tiba di lokasi, mereka melihat remaja tersebut. “Saat polisi keluar dari mobil patroli untuk memanggil laki-laki itu, kemudian laki-laki remaja tersebut mengambil pistol yang diletakkan di ikat pinggangnya. Pistol itupun diarahkan ke petugas,” kata polisi itu.

“Kedua polisi tersebut kemudian mengambil senjata mereka sambil mengulangi perintah agar laki-laki tersebut meletakkan pistolnya. Subyek itu menolak menurut, waspada akan keamanan mereka, kedua polisi itu menembakkan senjatanya,” sambungnya.

Remaja tersebut ditembak beberapa kali, tak lama polisi segera memberikan pertolongan pertama dan memanggil paramedis. Tapi bocah itu dinyatakan tewas ketika di Rumah Sakit. Penyidik mengatakan jika bocah itu membawa pistol angin BB semiotomatis.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY