CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Istilah ‘pulang habis’ dari Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tampaknya masih terus berkepanjangan. Hal itu terpantau, dari tingginya permintaan penerbitan surat pindah oleh masyarakat, di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil), Sekupang, Senin (3/6/2017).
Seperti yang terjadi hari ini, sejak pagi tadi ratusan warga tampak berdatangan dan memadati seluruh kursi pengunjung yang disediakan dibawah selter.
Saat dikonfirmasi, salah seorang pegawai honor di kantor itu mengatakan sudah ada ratusan warga yang melakukan kepengurusan berbagai berkas kependudukan di kantor itu.
“Sudah ada 200-an warga yang melakukan pengurusan surat pindah. Kebanyakan mengaku akan pulang habis,” kata seorang petugas.
“Belum sampai 3 jam, sudah ada ratusan warga yang mengurus surat pindah untuk hari ini,” ujarnya.
Sebelumnya, sudah ada sekitar 5 ribu warga Batam yang juga telah mengurus surat pindah. Ribuan warga tersebut juga telah meninggalkan Batam menuju kampung halaman masing-masing.
Untuk membantu kepulangan ribuan warga itu, Pemerintah Kota (Pemko) Batam pun memberi penyeberangan gratis dengan menggunakan Kapal Kelud (Pelni, red).
Adapun syarat untuk mendapatkan program keberangkatan gratis itu, cukup membawa surat pindah yang sah dari Disduk Capil Batam.
“Kita turut prihatin dengan kondisi Batam, dampaknya banyak warga kita yang harus pindah. Ya, setidaknya untuk meringankan beban, kita berikan akses keberangkatan gratis bagir warga. Kita gak bisa bantu banyak, setidaknya cara itu bisa sedikit membantu,” Ungkap Walikota Batam, H. M. Rudi, menegaskan.

