BERBAGI
Penampaan Falcon 9 yang mulai berasap sebelum akhirnya meledak | Foto : Ned, YouTube

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Peluncuran Falcon 9 oleh SpaceX yang awalnya diwarnai tawa dan senyuman lebar dari para pe. Saat melakukan uji coba di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, roket tanpa awak tersebut meledak.

Badan antariksa nasional Amerika Serikat NASA secara resmi menyatakan ledakan terjadi pada Kamis (1/9/2016) pukul 9 waktu setempat. Sementara SpaceX, perusahaan antariksa milik miliuner Elon Musk yang bertindak sebagai peluncur roket, secara resmi mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Satelit Falcon 9 yang meleda sebelum diterbangkan | Foto : Ned, YouTube
Satelit Falcon 9 yang meleda sebelum diterbangkan | Foto : Ned, YouTube

“Persiapan peluncuran mengalami masalah. Ada kejanggalan pada landasan peluncuran. Namun kini landasan sudah dibersihkan dan tak ada korban luka,” demikian pernyataan Space X. 

Dikutip dari AFP, Jumat (2/9/2016), ledakan ini mengakibatkan hancurnya roket dan satelit yang seharusnya akan diorbitkan pada Sabtu 3 September 2016 waktu setempat. Termasuk di dalamnya, salah satunya adalah satelit Amos-6, milik Facebook.

Satelit Falcon 9 yang meleda sebelum diterbangkan | Foto : Ned, YouTube
Satelit Falcon 9 yang meleda sebelum diterbangkan | Foto : Ned, YouTube

Amos-6 adalah satelit komunikasi pertama milik Facebook AMOS-6. Tahun lalu, CEO Facebook Mark Zuckerberg dengan bangga mengumumkan rencananya memberikan akses internet yang lebih luas dari angkasa melalui satelit ini, terutama di Sahara Afrika.

Satelit Falcon 9 yang meleda sebelum diterbangkan | Foto : Ned, YouTube
Satelit Falcon 9 yang meleda sebelum diterbangkan | Foto : Ned, YouTube

“Sebagai bagian dari upaya Internet.org untuk menghubungkan dunia, kami akan meluncurkan satelit ke orbit yang akan menghubungkan jutaan orang manusia,” sebutnya kala itu.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY