BERBAGI

CENTRALBATAM.CO.ID, AUSTIN-Banyaknya kasus penembakan yang membabi buta di lingkungan sekolah, membuat pemerintah Texas langsung bertindak preventif sebagai langkah pencegahan.

Adapun cara yang dilakukan, yakni dengan memperbolehkan siswa untuk membawa senjata hingga kedalam kelas.

Pernyataan tersebut tertuang dalam Undang-Undang yang disebut dengan ‘Campus Carry’. Seseorang yang berusia 21 tahun dan lebih tua serta telah mendapat lisensi, diperbolehkan membawa pistol ke dalam kelas maupun fasilitas publik lainnya.

Reuters melaporkan, Senin (1/8/2016), Gubernur Texas Greg Abbott mendukung undang-undang tersebut. Hal itu sebagai tindakan pencegahan untuk kasus penembakan yang sering kali terjadi.

“Campus Carry hanya mengizinkan seseorang yang telah mendapat pelatihan khusus dan telah memiliki latar belakang (dalam hal menembak),” ujar Abbott.

Melihat pernyataan Abbott, sejumlah profesor di University of Texas langsung bereaksi. Mereka mengatakan bahwa penerapan undang-undang terkait penggunaan senjata di dalam kelas membuat situasi menjadi mengerikan.

Selain itu, jika nantinya diizinkan, hal tersebut dapat berpengaruh pada kebebasan akademik di lembaga pendidikan.

Mahasiswa di University of Texas, Courtney Dang juga mengatakan membawa senjata di lingkungan kampus bakal berdampak buruk.

“Sudah banyak mahasiswa yang berjuang melawan stres di kampus. Banyak yang tidak stabil dan kami tidak tahu siapa yang memiliki senjata,” ujar Dang.‎

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan