BERBAGI
ilustrasi

CENTRALBATAM.CO.ID, NEW DELHI – Warga desa di India timur geger dengan penemuan sesosok bayi yang dikubur hidup-hidup, sesaat setelah dilahirkan oleh ibu kandungnya. Warga pun langsung berjibaku untuk mengeluarkan sang bayi malang itu dari liang tanah.

Bayi perempuan itu ditemukan terkubur di lubang pasir dangkal di sebuah lapangan di distrik Jajpur, negara bagian Odisha. Keberadaan bayi tersebut diketahui setelah seorang warga yang melintas melihat kedua kaki mungilnya menyembul dari tanah. Bayi itu diyakini baru berumur tak lebih dari enam jam saat ditemukan pada Sabtu (25/3/2017) waktu setempat.

Namun tidak diketahui berapa lama bayi mungil itu berada di bawah tanah. Bayi tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit. Malaikat pelindung sepertinya masih berpihak padanya, meski telah dikubur kondisinya baik-baik saja.

Baca Juga:  Polres Bintan vs Polsek Jajaran: Skor 2-1

“Dia (bayi, red) baik-baik saja dan semua parameternya normal. Beratnya sekitar 2,5 kilogram,” ujar kepala paramedis distrik Jajpur, Fanindra Kumar Panigrahi seperti dikutip kantor berita AFP, Selasa (28/3/2017).

Para staf rumah sakit langsung menamai bayi tersebut Dharitri, nama tersebut diambil dari bahasa Sansekerta yang artinya “Bumi”.

Selanjutnya bayi tersebut akan diserahkan ke komisi kesejahteraan anak yang dikelola negara, jika nantinya telah diizinkan meninggalkan rumah sakit. Kepolisian setempat menduga bayi perempuan tersebut dibuang oleh orangtuanya dikarenakan jenis kelaminnya atau mungkin ibu sang bayi adalah wanita yang tidak menikah.

“Kami sedang berupaya menelusuri orangtua bayi perempuan ini. Kemungkinannya ini kasus aborsi janin perempuan dan jelas bahwa tersangka ingin membunuhnya,” ujar pejabat kepolisian setempat, Jyoti Prakash Panda.

Baca Juga:  Februari ini "Si Tol Laut" Resmi Beroperasi di Bintan. Ini Mamfaatnya

Di India, kasus pembunuhan janin atau bayi perempuan marak. Awal bulan ini, kepolisian menemukan 19 janin perempuan dari selokan di negara bagian Maharashtra, India barat. Diduga seorang dokter menggugurkan janin-janin tersebut dari para ibu yang sangat mengharapkan anak laki-laki.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY