CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN – Wakil Bupati Bintan Drs. Dalmasri Syam, MM mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam usaha mempertahankan kedaulatan Negara Republik Indonesia.
Karena ancaman yang dapat merusak generasi muda banyak terjadi. Maka butuh sebuah komitmen bersama agar ancaman tersebut dapat dicegah sedini mungkin.
Demikian disampaikan Dalmasri Syam saat membuka seminar Sishanta di Aula kantor Bupati Bintan, Senin (19/3/2018).
Dalmasri berharap dengan pelaksanaan seminar ini dapat memberikan pemahaman tentang bagaimana cara melindungi negara. Dizaman modern, banyak ancaman terjadi, ditambah lagi Kabupaten Bintan adalah gerbang terdepan negara indonesia.
Menurutnya, untuk kedepan seminar ini dapat terus di laksanakan demi menjaga dan memberi pemahaman bagaimana menjaga ketahan kedaulatan negara dan di daerah.
“Salah satu faktor yang mempengaruhi merosotnya pertahanan negara saat ini adalah kurangnya kepedulian generasi muda terhadap negara. Buktinya cukup mudah kita lihat, banyak generasi muda saat ini tidak tahu lagu-lagu perjuangan bangsa Indonesia, memang dilihat sederhana, tapi pengaruhnya sangat kuat,” katanya.
Untuk para peserta seminar SISHANTA, dapat mengikuti dengan baik. Tanyakan apa yang tidak diketahui, apa yang harus dilakukan jika terjadi ancama-ancaman itu.
“Khusus untuk mahasiswa yang ikut seminar tersebut untuk sharing pengetahuan yang sudah didapat dari dalam seminar kepada teman-teman lainnya,” katanya.
Pejabat PKP Kemenhan RI, Kolonel Laut M. Napitupulu dalam sambutannya mengatakan bahwa sistem pertahanan negara adalah sistem pertahanan yang bersifat semesta yang didasarkan atas hak dan kewajiban warga negara untuk ikut mempertahankan kedaulatan negara.
Karena mempertahankan itu melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya.
“Untuk melakukannya butuh persiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu, terarah, dan berlanjut untuk menegakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman,” katanya.
Dia mengatakan pertahanan negara bukan tugas satu institusi saja melainkan pemerintah daerah. Semua elemen masyarakat wajib terlibat aktif dalam keamanan negara sesuai peranannya masing-masing dengan mendukung kebijakan pertahanan negara. Pertahanan negara merupakan proses berkelanjutan tanpa henti.
“Perjuangan pahlawan yang telah mendahului kita harus kita lanjutkan dengan tindakan nyata dalam implementasi program pertahanan negara dalam program pembangunan daerah,” ujarnya.

