Close Menu
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
mgid
What's Hot

Evaluasi Karhutla 2026, Bupati Natuna Cen Sui Lan Minta Masyarakat Tak Bakar Lahan

15 April 2026

Bripda AS Jadi Tersangka, Kasus Kematian Polisi Muda di Batam Berlanjut

14 April 2026

Duka dan Tanda Tanya di Balik Kematian Bripda Natanael, Keluarga Desak Pengusutan Transparan

14 April 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Evaluasi Karhutla 2026, Bupati Natuna Cen Sui Lan Minta Masyarakat Tak Bakar Lahan
  • Bripda AS Jadi Tersangka, Kasus Kematian Polisi Muda di Batam Berlanjut
  • Duka dan Tanda Tanya di Balik Kematian Bripda Natanael, Keluarga Desak Pengusutan Transparan
  • Kematian Bripda Natanael Jadi Sorotan, Polda Kepri Janji Usut Tuntas
  • Telkom–PGN Dorong Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
  • Guncangan Caracas Yang Merambat ke Jakarta
  • Belajar Langsung Terkait Ekonomi, Peserta Sespimti Polri Dapat Wawasan Strategis dari Kepala BP Batam
  • Pasca Insiden Tabrak Lari,  Li Claudia Minta ZoSS di SDN 001 Batam Kota Segera Dibangun
Facebook X (Twitter) Instagram
CentralBatamCentralBatam
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
CentralBatamCentralBatam
Beranda » Adakah Sisi Positif Dari Polarisasi Politik?
citizen journalism

Adakah Sisi Positif Dari Polarisasi Politik?

13 Desember 2022Tidak ada komentar
Facebook Twitter WhatsApp
Foto Nurul Azizah
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Oleh
Nurul Azizah
Mahasiswi Administrasi Publik Stisipol Raja Haji Tanjungpinang

Bukan rahasia lagi bahwa kebanyakan orang sangat cemas dengan keadaan sistem politik kita saat ini.

Alasan mereka untuk ini beragam, tetapi mungkin yang paling sering dibahas adalah meningkatnya polarisasi politik baru-baru ini, atau melebarnya kesenjangan ideologi antara sudut pandang politik yang berlawanan.

Fenomena yang menyebabkan ketidaksepakatan yang tak terhitung jumlahnya antara teman dan kenalan, tetangga dan rekan kerja, yang bahkan mungkin tidak pernah berbicara tentang politik sebelumnya.

Faktanya, salah satu dari sedikit hal yang dimiliki oleh masyarakat di kedua sisi perpecahan ini adalah ketakutan akan polarisasi.

Sebelum kita menyadari mengapa kita harus lebih menerima polarisasi, kita harus mundur selangkah untuk melihat politik Indonesia secara keseluruhan.

Tentu saja, tidak ada kekurangan masalah yang bisa ditunjukkan sebagai masalah mendasar bagi negara. Namun, salah satu karakteristik politik Indonesia yang berulang kali muncul sebagai penghalang bagi pemerintahan yang diinginkan adalah sikap apatis dan ketidakterlibatan pemilih.

Sebagian besar masyarakat merasa tidak puas dengan anggapan kurangnya hubungan dengan perwakilan mereka atau dengan beberapa partai politik besar.

Statistik tentang kecenderungan ini begitu rutin dimuntahkan sehingga mudah untuk melupakan mengapa kecenderungan itu begitu penting.

Faktanya adalah bahwa demokrasi, bagaimanapun ia ditafsirkan, bergantung pada partisipasi aktif warga Negara, dan agar warga negara ingin berpartisipasi aktif, mereka harus cukup berinvestasi dalam politik untuk peduli.

Meskipun tampaknya tidak intuitif, polarisasi seperti yang kita alami saat ini memiliki kekuatan untuk melibatkan mereka yang mungkin tidak memperhatikan.

Ketika semua orang di sekitar kita terbagi menjadi dua kubu, kita merasa harus memilih kubu juga.

Dalam pemilihany yang berpusat pada kandidat ini, karakter seorang kandidat harus lebih didiskusikan daripada ideologi untuk membedakan antara kandidat di pemilihan pendahuluan.

Dan ini memiliki efek samping yang tidak menguntungkan karena mempersulit untuk membedakan perbedaan dalam kebijakan yang akan dihasilkan dari kemenangan satu kandidat atas kandidat lainnya.

Hal ini membuat terlalu mudah untuk disimpulkan bahwa hasil pemilu tidak penting. Kandidat telah berusaha untuk menjual narasi tentang kehidupan mereka

“Saya berasal dari keluarga pekerjakeras seperti Anda!”. Klaim seperti ini mungkin memiliki nilai bagi beberapa pemilih, tetapi mereka kehilangan elemen penting kurangnya diskusi tentang kebijakan.

Karena slogan generiks eperti ini dapat digunakan oleh kandidat mana pun, afiliasi partai mereka secara efektifdikaburkan. Demokrat dan Republik sama-sama berasal dari keluarga pekerja keras, sama seperti (**)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Related Posts

Evaluasi Karhutla 2026, Bupati Natuna Cen Sui Lan Minta Masyarakat Tak Bakar Lahan

15 April 2026

Bripda AS Jadi Tersangka, Kasus Kematian Polisi Muda di Batam Berlanjut

14 April 2026

Kematian Bripda Natanael Jadi Sorotan, Polda Kepri Janji Usut Tuntas

14 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017

Ceramah 8: Dermawan, Salah Satu Tanda Umrah Mabrur

23 Mei 2018
Don't Miss
HEADLINE
HEADLINE

Evaluasi Karhutla 2026, Bupati Natuna Cen Sui Lan Minta Masyarakat Tak Bakar Lahan

15 April 2026 HEADLINE

CENTRALBATAM.CO.ID, NATUNA – Pemerintah Kabupaten Natuna terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X

Bripda AS Jadi Tersangka, Kasus Kematian Polisi Muda di Batam Berlanjut

14 April 2026

Duka dan Tanda Tanya di Balik Kematian Bripda Natanael, Keluarga Desak Pengusutan Transparan

14 April 2026

Kematian Bripda Natanael Jadi Sorotan, Polda Kepri Janji Usut Tuntas

14 April 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: centralbatam01@gmail.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

Evaluasi Karhutla 2026, Bupati Natuna Cen Sui Lan Minta Masyarakat Tak Bakar Lahan

15 April 2026

Bripda AS Jadi Tersangka, Kasus Kematian Polisi Muda di Batam Berlanjut

14 April 2026

Duka dan Tanda Tanya di Balik Kematian Bripda Natanael, Keluarga Desak Pengusutan Transparan

14 April 2026
Most Popular

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017
© 2026 CentralBatam.co.id
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact Us
  • About

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.