CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Polemik di internal Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah, Batam, terus membara. Puncakya, kini direktur pusat pelayanan kesehatan berpelat merah tersebut, dr. Gunawan memilih undur diri.
Dia memilih melepas jabatan yang baru seumur jagung itu dan memulai karirnya sebagai dokter profesional di lapangan. Adakah desakan atau tekanan?
Kabarnya, Gunawan telah mengajukan surat pengunduran dirinya kepada Wali Kota Batam, Rudi, pada Senin (21/8/2017) lalu.
Pengunduran Gunawan itu langsung ditindaklanjuti Rudi, dengan menunjuk Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi sebagai pelaksana tugas (plt) Direktur RSUD Embung Fatimah. Secara terang-terangan Rudi menginformasikan hal tersebut kepada wartawan.
“Dokter Didi sementara waktu menggantikan,” kata Walikota Batam, Rudi, Selasa (22/8/2017) lalu.
Terpisah, dr. Gunawan yang dikonfirmasi menegaskan bahwa ia mengundurkan diri bukan karena adanya desakan ataupun tekanan. Dia menegaskan bahwa keahliannya lebih baik diterapkan di lapangan, dibanding tetap duduk sebagai direktur.
Meski menduduki posisi strategis dan berpenghasilan fantastis, ia enggan melanjutkan masa jabatannya dan memilih melengserkan diri.
Disebut-sebut Gunawan ingin lebih terfokus pada latar belakang profesinya, yakni sebagai konsultan Obgyn.
Dengan lebih berkonsentrasi di bidangnya, Gunawan ingin ilmunya dapat lebih bermanfaat bagi masyarakat.
“Profesi seperti saya ini masih langka, jadi sayang sekali jika tidak diseriusi. Mungkin lebih bagus kalau saya di lapangan saja, sekalian berikan kesempatan juga kepada yang lain,”tukasnya.

