CENTRALBATAM.CO.ID,, BINTAN -Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) meningalnya Nelayan di Kampung Kuala Kijang terdapat bubuk mencurigakan.
Kapolsek Bintan Utara (Binut), AKP Suardi mengatakan bubuk itu berupa zat yang berada dalam ember plastik.
Meskipun demikian, ia mengatakan bubuk itu sudah dibawa ke laboratorium untuk memastikan jenis bubuk tersebut.
“Ada bubuk di dalam ember cat yang kami curigai dan kami akan periksa ke lab untuk memastikan zat apa,” ujarnya, Kamis (23/12)
Sebagai informasi, seorang warga bernama Udin warga Kampung Kuala Lumpur terluka parah dan meninggal dunia setelah dievakuasi dari lokasi kejadian.
Dari informasi yang beredar, di lokasi tersebut warga sekitar TKP mengatakan sempat mendengar suara ledakan keras.
Ledakan itu dicurigai oleh warga setempat sebagai bom ikan.
Menanggapi hal itu, Suardi mengatakan pihaknya belum belum bisa memastikan penyebab ledakan.
“Kami masih belum bisa memastikan karena masih menunggu hasil lab. Dan lagi posisi serbuk tersebut berada dalam ember dan tidak berserakan,” sebutnya.
“Nanti hasilnya baru bisa diketahui apakah penyebabnya karena hal itu (zat mencurigakan) atau apa setelah keluar hasil labnya,” pungkasnya. (Ndn).

