BERBAGI

CENTRALBATAM.CO.ID, MILAN-Klub sepakbola ternyar di Eropa, yakni AC Milan resmi berpindah tuan. Setelah berjuang sekian lama, tangan Investor sal China akhirnya berhasil menggenggam kemudi atas dramatika persepakbolaan di klub bersimbol warna garis merah-hitam itu.

Sebagaimana dilansir CNBC, Rabu (6/7/2016), pemilik lama AC Milan, Silvio Berlusconi menjual klub miliknya, setelah investor kaya menjamin akan berinvestasi secara signifikan guna mengembalikan kejayaan klub itu.

Namun, mantan Perdana Menteri Italia itu tidak merinci identitas investor baru AC Milan. Ia hanya bilang, Milan kini telah memulai jalan menuju China.

“Saya menerima apa yang ditawarkan kepada saya, yang bahkan tidak memperhitungkan ‘kelas’ klub ini. Tapi saya menuntut komitmen dari pemilik baru,  konsorsium perusahaan China terkemuka dan pemerintah, untuk membayar setidaknya € 400 juta dalam dua tahun ke depan,” klaimnya kepada media setempat, Selasa lalu.‎

Penjualan AC Milan ke China menyusul berkembang pesatnya investasi China di sepakbola Eropa belakangan ini. Sebelumnya, grup ritel Tiongkok Suning Holdings membayar € 270 juta (US$ 307 juta) untuk mencaplok saham klub Inter Milan.

Pada bulan Maret, miliarder Wang Jianlin dari Dalian Wanda Group sepakat dengan FIFA untuk mensponsori empat event Piala Dunia berikutnya.

Tahun lalu, Wanda juga membeli saham klub Atletico Madrid senilai € 45 juta. Tak hanya itu, konsorsium investor China juga membayar US$ 400 juta untuk membeli saham klub Manchester City pada Desember lalu.

Sekadar mengingatkan, Berlusconi (78) membeli AC Milan pada tahun 1986, ketika klub itu di ambang kebangkrutan dan berinvestasi secara signifikan. Ia berhasil membawa tim berjuluk I Rossoneri itu menjadi salah satu klub terbaik di dunia dengan memenangkan delapan Serie A dan lima gelar Liga Champions Eropa.

Sayang, beberapa tahun terakhir, klub itu menderita kesulitan keuangan. Ini tak terlepas dari perkara yang dihadapi Berlusconi. Salah satunya, ia terbukti bersalah menyuap seorang senator tahun lalu.

“Saya tidak memantau AC Milan seperti di masa lalu, dan sekarang saya ingin menutup periode 30 tahun memegang klub. Saya berpikir penting memberikan Milan pada tangan investor yang berkomitmen membawa Milan kembali jadi klub top di Italia dan dunia,” ucapnya.‎

Kini, AC Milan resmi berjalan atas nama pengusaha China yang terus bergerilya membeli saham diberbagai klub sepakbola dunia.

 

Penulis : Mona

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY