BERBAGI
Petugas memberikan teguran dan mengimbau masyarakat di salah satu kafe di Kota Batam.

CENTRALBATAM CO.ID, BATAM – Operasi yustisi penerapan protokol pencegahan Covid-19 digelar Polsek Bengkong. Sebanyak 15 warga pelanggar diberi teguran oleh petugas kepolisian.

Kapolsek Bengkong, AKP Bob Ferizal, mengatakan, kegiatan ini ialah sebagai langkah menekan laju penyebaran dan memutus rantai penularan Covid-19 di Kota Batam.

“Kegiatan yang dilaksanakan Sabtu (15/5/2021) malam ini adalah Operasi Yustisi Perwako Batam Nomor 49 Tahun 2020 tentang Penanganan Disiplin Pencegahan Covid-19 dalam rangka Operasi Aman Nusa II dan Program Prioritas Kapolri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan) di Wilayah Hukum Polsek Bengkong,” kata AKP Bob Ferizal, Minggu (16/5/2021).

Dijelaskan Bob bahwa tujuan kegiatan yang dilaksanakan pihaknya ini adalah untuk memutus mata rantai penyebaran wabah virus corona dan juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam hal penerapan protokol kesehatan.

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Dorong Perusahaan Tertib Kepesertaan untuk Pastikan BSU Tepat Sasaran

“Diharapkan masyarakat makin sadar pentingnya protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari kerumunan,” ujarnya.

Adapun lokasi penegakan disiplin protokol kesehatan itu dilaksanakan di empat titik lokasi di wilayah hukum Polsek Bengkong yakni di Kawasan Wisata Golden City, Golden King, Golden Prawn dan Kawasan Wisata Golden Beach.

Hasilnya, petugas masih banyak menemukan masyarakat yang abai terhadap protokol kesehatan.

Namun, petugas belum memberi sanksi tegas sesuai Perwako Batam No.49 tahun 2020. Petugas hanya memberikan teguran dan mengedukasi masyarakat agar makin sadar akan pentingnya protokol kesehatan.

“Didapati 15 orang pelanggar Perwako No.49 Tahun 2020, dengan pelanggaran tidak menjaga jarak atau berkerumun dan melepas masker. Pelanggar kami lakukan pendataan identitas di dalam buku jurnal pelanggaran Perwako No.49 dan meminta pelanggar tersebut untuk membuat Surat Pernyataan (SP) teguran agar tidak mengulangi perbuatannya. Apabila didapati kembali, akan diberikan sanksi sesuai Perwako yang berlaku,” pungkas Kapolsek Bengkong. (ilham)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

Tinggalkan Balasan