BERBAGI
Dua Anggota Satlantas terlihat sedang mengamankan motor korban lakalantas

CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Dua orang anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bintan, Brigadir Iqbal dan Brigadir Bambang dikejutkan dengan sebuah motor yang terlantar di jalan Gesek km 24, Kamis (23/2).

Pasalnya motor berplat nomor BP 5838 L itu ditinggal begitu saja pemiliknya dalam keadaan ringsek akibat laka lantas.

Kepada centralbatam.co.id, Iqbal menuturkan dirinya mendapat laporan dari seorang warga yang melaporkan adanya laka lantas tunggal di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kemudian, begitu mendapat laporan, ia bersama tim terjun kelokasi.

“Begitu mendapat laporan dari warga, kita langsung terjun kelokasi dan menemukan motor korban. Dari keterangan sipenolpon korban saat sedang dirawat di Puskesmas Toapaya untuk mendapat perawatan medis,” ujar Iqbal.

Baca Juga:  BREAKING NEWS - Bengkel di Kampung Bugis Tanjungpinang Terbakar

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya tidak bisa memastikan kronologis kejadian. Namun jika dilihat dari kondisi motor serta keadaan sekitar lokasi, laka ini merupakan laka lantas tunggal.

“Kita belum bisa memberikan keterangan rincian lantaran baik korban maupun masyarakat yang telpon belum kami jumpai. Nanti akan kami informasikan lagi,” ungkapnya.

Ditanya benar atau tidaknya korban lakalantas ini merupakan pelajar, iqbal tidak menapik. “Iya pelajar daerah sini,” katanya.

Satlantas Polres Bintan foto bersama usai sosialisai lalulintas

Meskipun Kasat Lantas Bintan telah berulang kali memperingati baik orangtua maupun pelajar tentang larangan pelajar membawa kendaraan, namun tidak pernah dihiraukan. Akibatnya, laka lantas dikalangan pelajar terus berjatuhan.

“Kita sudah sosialisasi berkali-kali. Tapi tetap aja ada yang melanggar. Nah sekarang siapa yang rugi. Kan pelajar sendiri,” ujar Kasat Lantas Polres Bintan, Krisna Rahmadani.

Baca Juga:  Apresiasi Warga Cepat Tanggap Adanya Kebakaran, Ini Kata Wali Kota Tanjungpinang

Meskipun demikian, Ia mengatakan dalam minggu ini pihaknya akan keliling kesekolah-sekolah yang ada Bintan. Tujuannya, meminta peran serta guru membantu Satlantas mengingatkan muridnya agar tidak membawa kendaraan bermotor jika tidak memiliki SIM.

“Yang namanya kecelakaan, tidak ada yang bisa menerka. Namun kita akan terus melakukan sosialisasi kesekolah-sekolah yang ada Bintan. Sehingga kalau orang tua dirumah lupa, kita berharap guru dapat ingatkan,” akunya. (Ndn)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY