BERBAGI
ilustrasi pilkada

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Sedikitnya 7 Nama bakal calon (balon) wali kota dan wakil walikota Batam lolos verifikasi adminstrasi awal dalam penjaringan yang digelar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Dalam penjaraingan balon yang digelar DPC PDIP Batam mulai dari 12 sampai 20 September 2019, menerima pendaftaran sebanyak 8 orang baclon. Namun satu orang tidak lolos dalam verfikasi adminsitrasi awal.

“Ada delapan nama yang mendaftar diri. Setelah diferivikasi awal ada satu nama yang tak memenuhi persyaratan. Satu balon yang tidak lolos adminsitrasi awal itu adalah Zukriansyah alias JJ dari non partai,” kata Sekretaris Panitia Penjaringan Balon DPC PDI Perjuangan Kota Batam Ernawati.

Ernawati menyebutkan tidak lolosnya satu nama balon, dikarenakan tidak mengembalikan formulir hingga batas waktu yang sudah ditentukan.

“Kami anggap gugur pendaftarannya. Aturan internal partai juga begitu. Karena tidak mengembalikan formulir kepada kami hingga batas waktu yang sudah ditentukan,” ujar Erna.

Sementara tujuh nama yang lolos verifikasi administrasi awal adalah Candra Ibrahim dari non partai, Hj Erma Yudiawati internal partai PDI-P. Kemudian ada nama Mustofa Wijaya dari non partai.

Kemudian Lukita Dinarsyah Tuwo yang baru bergabung sebagai politisi PDI-P, Ruslan Ali Wasyim dari partai Golkar. Serta Abdul Basyid Has dari PKB.

Menurut Erna, berkas ketujuh yang lolos tahap awal ini diserahkan ke DPD PDI-P Provinsi Kepri.

Nanti akan diplenokan 7 nama tersebut oleh DPD PDIP Proviinsi Kepri. Tidak tertutup kemungkinan ada yang gugur dari tujuh nama balon tersebut. Bila mana terdapat tidak memenuhi syarat berdasarkan syarat partai.

“Setelah pleno tingkat DPD provinsi baru DPD PDI-P Provinsi Kepri kirim ke DPP. Baru nanti diputuskan siapa yang terpilih diantara yang diplenokan itu. Semua keputusan siapa calon dan figur yang layak tetap dari pusat,” kata Erna.(*)

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY