CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Sebanyak 31 siswa SMP Negeri 9 Kota Batam reaktif test antigen.
Hal ini diketahui setelah sekolah yang berada di Kelurahan Sagulung Kota, Kecamatan Sagulung, melakukan random test kepada siswa.
Pihak sekolah pun mengambil kebijakan untuk melakukan proses belajar mengajar melalui daring.
Kepala SMPN 9 Kota Batam, Eny Murtiyastuti, menjelaskan awalnya ada salah satu siswa kelas VII sakit pada Sabtu (12/2/2022) lalu.
“Kebetulan orangtua siswa kami ini kerja di Dinas Kesehatan, jadi anaknya dibawa berobat,” kata Eny.
Saat dibawa berobat anak tersebut menjalani test antigen.
“Saat test antigen, anaknya reaktif Covid-19,” kata Eny.
Mendapat kabar siswa reaktif covid-19, pihak Puskesmas Sei Lekop langsung melakukan traching di SMPN 9 Kota Batam.
“Hari Senin (24/2/2022) kami test antigen khusus kelas VII secara random di 10 kelas, ” kata Eny.
Menurutnya hanya 10 persen dari lebih 400 orang jumlah siswa yang di test antigen.
“Jadi yang ikut test antigen sebanyak 141 orang, dan ada beberapa orang guru,” kata Eny.
Dari 141 orang yang ikut test antigen di temukan 31 siswa dan dua orang guru rektif Covid-19.
“Jadi kita langsung buatkan surat dan koordinasi dengan Dinas Pendidikan. Pihak Dinas memberikan arahan agar dilaksanakan pembelajaran online dari tanggal 15 sampai dengan 19 Februari,” kata Eny.
Saat ini yang belajar Online baru kelas VII, sementara kelas VIII dan IX masih tatap muka secara terbatas.
“Kita masih menunggu informasi perkembangan dari hasil test antigen anak-anak yang lainnya,” kata Eny.(mzi)

