CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Kualitas udara di Kota Batam kian mengalami penurunan. Hingga Minggu (28/8/2016) pagi tadi, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) mencatat kualitas udara di Batam masuk kategori ‘Tidak Sehat’.
Hal ini disebutkan secara tegas oleh Badan Pengendali Bencana Daerah (BPBD) Kota Batam, saat dikonfirmasi tim Central Batam, Minggu (28/8/2016) pagi.
Melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Siap Siaga BPBD Batam, Zulkarnain. Dia menegaskan bahwa menurunnya kualitas udara di Batam, terlihat dari catatan poin di Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU).
“Berdasarkan pengukuran kualitas udara, terpantau sejak pagi tadi, atau tepatnya pada Pukul 09.00 sampai dengan 10.00 WIB. Terpantau ISPU menunjukkan pencemaran udara di Batam menduduki poin 117,” kata Zulkarnain.
Dikatakannya juga, atas kedudukan poin tersebut. Pihaknya yang bekerja sama dengan Badan Pengendali Dampak Lingkungan (Bapedal) Kota Batam menyimpulkan, bahwa kondisi udara memang masuk dalam kategori tidak sehat.
“Memang masuk dalam kategori tidak sehat,” ucapnya.

Dalam membuktikan data yang dimiliki, BPBD memaparkan, sesuai Keputusan Kepala Bapedal RI nomor: 107 Tahun 1997 tentang Indeks Standar Pencemran Udara (ISPU) menegaskan:
– Poin 1-50 masuk dalam kategori udara yang baik,
– 51-100 sedang,
– 101-199 tidak sehat,
– 200-299 sangat tidak sehat, dan;
– Diatas 300 masuk kode berbahaya.
Sesuai peraturan tersebut, yang kemudian dikomparasikan dengan poin ISPU hari ini dengan angka 117. Maka benarlah bahwa mutu atau kualitas udara di Batam masuk dalam kondisi yang tidak sehat.
“Ini ditandai dengan mulai terpaparnya udara Kota Batam, dengan asap hasil kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di Sumatera. Inilah yang kemudian membuat kualitas udara di Batam dalam kategori tidak sehat. Mengingat arah angin juga menuju kesekitar wilayah Kepri, Malaysia dan Singapura. Maka asap pun terbawa sampai kesini (Batam, red),” imbuhnya.
