CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Pasca ditemukannya setumpuk tulang-belulang atau kerangka manusia di kawasan Hutan Sei Temiang, Batam, Selasa (25/10/2016) lalu. Seragam fakta baru mulai terkuak.
Dalam pengembangan yang dilakukan, tim dari Polresta Barelang yang diterjunkan tampak menemukan beberapa benda tak jauh dari letak kerangka itu.
Diketahui, kepolisian dan Indonesia Automatic Finger Print Identification (INAFIS) dilapangan menemukan sehelai rok dengan corak batik berwarna coklat.
Penemuan rok coklat tersebut seolah menjadi petunjuk, yang menyatakan bahwa korban ialah seorang wanita yang tewas dan akhirnya berubah menjadi kerangka.
Selain itu, tim juga menemukan selembar jaket berwarna merah yang juga ditemukan beberapa meter dari posisi kerangka itu. Diduga, rok dan jaket merah tersebut merupakan milik korban.
Selain itu, tak jauh dari tumpukan besar kerangka. Juga ditemukan sebuah tulang, tak jauh dari tumpukan besar itu. Diduga, tulang tersebut merupakan bagian dari tumpukan kerangka yang dibawa binatang hutan ketika tubuh korban membusuk.
Dengan penemuan beberapa benda itu, tim kemudian langsung mengembangkan lingkup penyelidikan untuk mencari fakta yang lebih lengkap.
