CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN -Kepala RT 14 di RW 4 Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Harun Jaen terpaksa bediri dipinggir jalan menanam pohon pisang untuk menyelamatkan pengguna jalan jatuh di jalan berlobang persis didepan rumahnya.
Dikatakan Harun, hal ini ia lakukan dengan harapan agar pemerintah setempat dapat melihat aksinya lalu memperbaiki jalan berlobang yang telah lama rusak itu. Ia mengatakan, jika lobang itu tidak segera ditutup kedepan dapat menelan korban.
“Kalau ada pohon pisang kan pengguna jalan dapat melihat. Tapi harapanya agar pemerintah juga tahu kalau jalan ini sering menelan korban,” ujar Harun, Selasa (18/10/2016).
“Berbulan bulan, lubang jalan menganga dalam dan rawan namun dibiarkan begitu saja tanpa ada tanda tanda perbaikan,”katanya lagi.
Panas matahari saat dia duduk di jalan berlubang tersebut cukup menyengat. Namun Harun tak bergeming. Pohon pisang ditancapkan di jalan berlubang dan membuat pelintas jalan terharu.
“Kami sangat terharu ada RT yang peduli pada kondisi di sekitarnya. Semoga pihak berkepentingan mau membuka mata hati dan telinganya,”kata Anwar, salah satu sopir lori yang melintas di lokasi.
Warga RT 14 yang menyaksikan aksi pak RT tersebut mengatakan, sebetulnya, mereka pekan lalu urung rembuk untuk menambal sendiri jalan secara swadaya di jalan KM 19 sekitar mereka. Namun Harun, sang RT melarang.
“Kami ada inisiatif mau menambal sendiri jalan jalan berlubang di sini. Tapi kata pak RT tunggu dulu, harus ada upaya awal agar pihak terkait melirik ke jalan ini,” ujar warga Dini, warga tersebut.
Mereka berharap, semoga dengan aksi yang dilakukan kali ini membuat pemerintah terkait mau perhatian sedikit dengan kondisi jalan yang ada. Kondisinya sudah sangat rawan, sebab lubangnya tak hanya lebar tapi juga dalam.

