CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Kepolisian Daerah (Polda) Kepri dikabarkan akan mendatangi kantor Desa Toapaya Selatan yang berada di km 15 gesek. Kedatangan mereka ini sempat membuat awak media bertanya-tanya. Untuk memastikan hal ini, awak media menyambangi kantor desa itu sekitar pukul 9,00 WIB.
Dari beberapa pegawai Desa yang ada disana tidak seakan-akan menutupi sesuatu. Untuk itu awak media yang semakin penasaran mencoba menghubungi sang Kepala Desa (Kades) Toapaya, Suhendra yang saat itu sedang mengukit rapat di Kantor kecamatan Toapaya Selatan.
Berdasarkan dari penuturan Suhendra, ternyata kedatangan Polda Kepri ia duga terkait permasalahan pembebasan lahan Waduk di Desa itu yakni Intalasi Air Waduk gesek 2012 silam.
Kepada awak media, Suhendra mengatakan permasalahan pembebasan lahan itu sudah tercium hingga ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Tanjungpinang. Bahkan ia mengatakan sekitar 7 bulan (sekitar bulan April) beberapa pihak terkait sempat dipanggil oleh Kejati untuk dimintai keterangan.
“Masalah kedatangan Polda saya kurang tahu. Namun bisa jadi untuk meneruskan kasus pembebasan lahan di Waduk Gesek itu,” ujar Suhendra di temui awak media di Kantor Camat Toapaya, Rabu (5/10/2016).
Suhendra enggan banyak komenter, namun ia mengaku dirinya dalam waktu dekat ini akan menyambangi Kejati karena diminta oleh Polda.
“Dalam waktu dekat ini saya akan mendatangi Kejati karena di panggil oleh Polda. Dan disana (di Kantor Kejati) aka nada orang-orang dari Polda yang ikut mendengar pernyataan saya,” akunya, Suhendra.
Ditanya kapan pastinya pemanggilan itu dilakukan, ia enggan menjawab pasti. Pada awak media ia hanya mengatakan “Bisa jadi minggu depan,”
“Udah, gitu aja ya. Saya masih ada rapat lagi,” ujarnya kembali sembari meninggalkan awak media.
