BERBAGI
Daihatsu Luxio yang ditabrak sedan, hingga akhirnya ringsek dan tak lagi dapat dinyalakan | Foto : Ned

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Direktur Lalulinta (Dirlantas) Polda Kepri, Kombes Pol Edy Yudianto menyebutkan, beberapa bulan terakhir tingkat kecelakaan di Batam (Kepri) kian meningkat drastis.

Dibandingkan dua tahun sebelumnya, kasus kecelakaan lalu lintas yang ada mengalami kenaikan signifikan.

Kombes Pol. Edy mengatakan, kebanyakan kasus kecelakaan yang terjadi di Batam disebabkan oleh beberapa faktor.

“Mulai dari kesehatan, lingkungan, kondisi atau kelayakan kendaraan, serta kepadatan lalulintas,” kata Kombes Edy, saat dikonfirmasi.

Dalam pemaparannya, Dirlantas Polda Kepri ini lebih menekankan tingginya angka kecelakaan yang disebabkan oleh semakin tingginya pengguna kendaraan di Batam.

Menurut Edy, kepadatan penduduk berjalan selaras dengan permintaan kendaraan, khususnya roda dua atau sepeda motor.

Dengan inilah, kebanyakan masyarakat di Batam memilih berkendara sendiri yang akhirnya hanya menambah kepadatan kemacetan di jalanan.

“Dengan kemacetan yang semakin mengular, otomatis akan ada kendala. Salah satunya lelah dijalan dan akhirnya mengakibatkan kecelakaan,” ucapnya.

Terdata olehnya, hampir setiap warga Batam yang telah berusia minimal 22 tahun telah memiliki atau mengendarai kendaraan. Kondisi ini diperparah, mengingat penduduk dikota industri ini sangat aktif pergerakannya di jalan raya.

“Karena itulah, setiap hari pasti ada satu kasus kecelakaan. Tak bisa dipungkiri, itulah faktanya,” imbuhnya.

Secara menyeluruh, korban kecelakaan yang paling dominan ialah pengendara sepeda motor yang masuk usia produktif.

“Untuk Kepri, ya di Batam inilah paling tinggi. Sehari hampir ada 1 kasus, jadi dalam sebulan bisa lebih dari 30 kali,” kata Edy kepada wartawan, baru-baru ini.‎

Dari data diketahui, jumlah kasus kecelakaan di Kepri pada Agustus 2016 tercatat sebanyak 99 kasus dengan 13 orang meninggal dunia. Dari jumlah itu, sebanyak 65 di antaranya terjadi di Batam dengan 7 orang diantaranya meninggal dunia.

Sementara Juli 2016, terjadi sebanyak 91 kasus kecelakaan di Kepri. Korban meninggal mencapai 13 orang, 71 kasus diantaranya terjadi di Batam, tujuh orang meninggal dunia.

Untuk data kecelakaan Januari hingga Juni 2015 kemarin, jumlah kasus kecelakaan sebanyak 316 kasus. Di periode yang sama 2016, jumlahnya meningkat jadi 393 kasus.

“Ya, dari tahun ke tahun angka kecelakaan lalu lintas di darat memang mengalami peningkatan. Salah satu faktornya karena bertambahnya jumlah kendaraan di jalan,” ujarnya.‎

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY