CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Jurnalis Bintan yamg tergabung dalam Persatuan Jurnalis Bintan (PJB), kunjungi bayi berusia 2 tahun, Kelvin Amirulah, penderita tumor Retinoblastoma/Tumor pada Retina, di RSUD Propinsi km 8 Tanjungpinang, Senin (9/1).
Tumor ini diderita oleh Kalvin sejak umur 8 bulan persis mata sebelah kanan. Akibatnya, bola mata sebelah kanan Kelvin membengkak dan terlihat sebesar bola Pingpong.
Ketua PJB Bintan, Muh.Rofik melalui Dessy selaku Bendahara PJB Bintan, mengajak warga Bintan, untuk meringankan beban penderitaan Alvin yang saat ini sedang di rawat di Rumah Sakit Umum Provinsi Kepulauan Riau, di ruang Anyelir kamar Mawar IV.
”Adik kecil kita ini menderita Retinoblastoma/Tumor pada retina , dan harus segera dirujuk ke Jakarta.” kata kata Dessy.
Dessy menambahkan, bagi warga Bintan yang mungkin ingin membantu melalui donasi untuk meringankan sahabat kita dapat melalui Bank Syariah Mandiri a.n Sahabat Sehati no 5002002002.
Atau Langsung ke orang tua Alvin, Yopi (ayah Kalvin, 081536741504 ). Bisa juga melalui Arsuyuna ( ibunda Kalvin, 081536741504 ).
“Mereka ini merupakan warga Bintan yang tinggal di Jl.Nusantara km 23 – Kijang, Kab.Bintan,” ujar wartawati Posmetro ini.
Pada waktu bersamaan, Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjejep Yudhiana yang berkesempatan hadir juga di RSUP pada saat itu menyatakan bahwa pasien Alvin penderita Retinoblastoma/Tumor pada Retina akan segera dirujuk ke RSCM Jakarta, dalam dua atau tiga hari lagi.
“Karena pihak RSUP Kepri dan RSCM Jakarta sedang berkoordinasi, kapan kepastian tanggal pemberangkatannya,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, biaya perobatan, biaya operasi dan biasa rumah sakit ditanggung melalui BPJS kesehatan. Sedangkan untuk biaya sehari hari keluarga Kelvin ditanggung oleh Pemprov dan Pemkab.
Terpisah Bupati Bintan, Apri Sujadi saat dikonfirmasi mengatakan nantinya keluarga ini akan menginap di rumah singgah di Jakarta. “Kita kan punya rumah singgah di Jakarta, jadi nanti mereka akan kita arahkan agar nginap disana,” sebut Apri.
Selain itu, Apri juga mengakui kalau dirinya telah berkooordinasi dengan pihak Pemprove untuk meringankan beban Kelvin. Sehingga keluarga ini tidak perlu lagi khawtir. “Jadi jangan khawtir, kita akan bantu sampai tuntas,” pungkasnya.

