CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Meskipun tidak sesuai dengan jumlah yang ditargetkan, acara Moonrun tetap memiliki kesan tersediri bagi peserta dan pengujung Lagoi bay.
Berdasarkan pantauan Centralbatam.co.id dari beberapa peserta dilapangan saat diadakan acara kemarin (3/12/2016) malam, umunya peserta mengaku tertarik. Namun disayangkan karena saat diadakan event ini tidak memiliki Moonrun.
Menurut beberapa warga lokal, Yuni Arief, Maulina dan Nur yang sempat diwawancarai, mereka mengaku event ini sangat menarik karena acara diadakan pada malam hari begitu sejuk dan tidak mengganggu aktifitas. Selain itu mereka juga mengaku dengan adanya event ini, dapat memacu semangat olah raga masyarakat Bintan khususnya.
“Menurut kami sangat bagus, apalagi diadakan malam hari. Sehingga tidak menggangu aktifitas kami belajar,” ujar rombongan SMU Neger 2 ini.
Selain warga lokal, salah satu peserta dari Kenya, Zimba mengatakan ia lebih memilih olah raga malam hari karena dingin. “Saya suka malam hari, karena kalau disiang hari kulit saya tambah hitam,” ujar Zimba.
Meskipun demikian, mereka menyayangkan acara Moonrun ini tidak adakan bertempatan dengan bulan purnama. Hal ini salah satu yang membuat event perdana ini tidak mencapai target. Para peserta yang ingin berpartisipasi mengaku agak khawtir karena tidak begitu kelihatan.
“Senter memang dikasih, tapi tetap aja kita khuatir kaki tersandung sesuatu pas lari,” ujar Robert warga Negara Jerman.
Sementara itu, Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan event Moorun ini kedepan akan diuapayakan diadakan bertempatan pada bulan purnama. Hal ini katakanya sesuai dengan nama eventnya.
“Event perdana ini kebetulan pas bulan sabit, tapi kedepan kita akan upayakan supaya diadakan pada bulan purnama,” ujar Apri.
Event perdana Moorun ini juga menghadirkan group band Noah. Dalam paparan para personelnya, Ariel, Uki, Lukman dan David mengatakan Bintan ini cukup indah. Namun mereka menyayangkan karena selama ini Bintan kurang terekspos. Sehingga keindahan alam Bintan ini kurang dikenal masyarakat Indonesia sendiri.
“Bintan ini sebenarnya sangat indah, tapi sayang kurang dikenal oleh masyarakat Indonesia aja,” sebut vokalis Noah, Ariel.

