BERBAGI
Wali Kota Batam Rudi saat safari Ramadan 1439 di Pulau Air Raja Kecematan Galang, Jumat (18/5/2018) malam

CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM– Masyarakat Pulau Air Raja, Kecamatan Galang, butuh penerangan listrik. Hal ini mereka sampaikan saat Safari Ramadan Wali Kota Batam, Rudi ke Masjid Al-Hijrah, Air Raja, Jumat (18/5/2018).

Rudi membawa serta satu anggota DPRD dari Provinsi Kepri dan Kota Batam, berikut Organisasi Perangkat Daerah (OPD)nya.
Kedatangan Rudi beserta rombongan ke pulau Jumat petang itu, disambut hangat penduduk di sana.

Warga menyiapkan belasan motor untuk mengantar jemput Rudi dan satu per satu rombongannya, dari pelantar ke masjid yang agak berjauhan lokasinya.

Pulau Air Raja memang minim penerangan. Warga mengandalkan genset. Itupun penerangannya hanya ada di tempat-tempat tertentu.

“Kami sangat butuh penerangan Pak. Kalau bisa, dibantu listrik untuk kami,” kata Ketua Dewan Masjid Al-Hijrah, Fachri di hadapan Rudi dan rombongannya.

Permintaan warga ini, dijawab anggota DPRD Kepri, Tengku Afrizal Dahlan. Ia mengatakan Pemerintah Provinsi bersama DPRD sudah berkomitmen untuk menerangi seluruh wilayah hingga ke kepulauan. Prioritas pertamanya adalah pulau-pulau ibukota kelurahan.

“Kami berharap Air Raja juga bisa segera mendapatkan penerangan seperti pulau lainnya,” kata Afrizal.

Sedangkan Rudi, saat itu lebih tertarik menyinggung soal kondisi pelantar. Ketika ia masih menjadi wakil wali kota, Rudi pernah datang ke Air Raja dan meresmikan jembatan di sana.

“Sekarang jembatannya hilang. Hancur. Kita coba sambung depan itu pakai ponton. Nanti kita usahakan ponton yang seperti Belakangpadang,” kata Rudi.

Ia juga menyinggung pentingnya pendidikan. Terlebih bagi anak-anak pulau. Rudi punya harapan besar, anak-anak pulau bisa menyamai anak yang tinggal di daerah kota. Karena itu, dari Pemerintah Kota Batam memang konsen terhadap persoalan ini.

“Kalau mampu, anak dikuliahkan setelah lulus SMA. Kalau tidak, kita punya program. Program saya, bagaimana anak-anak pulau bisa menyamai anak-anak kota. Kira-kira seperti itu. Tapi kalau sudah kita sekolahkan, kita maunya mereka jadi mandiri. Dengan ilmu yang didapat, kembali membangun daerahnya,” ujarnya.

Bukan tanpa alasan Rudi menyebut demikian. Sebab saat ini lulusan SMA di Batam terbilang banyak. Begitupun dengan lulusan S-1. Karena itu, jika mampu ia meminta warganya bisa sekolah setinggi mungkin.

Pada kesempatan itu, Rudi juga menyerahkan bantuan kepada Masjid Al-Hijrah sebesar Rp 75 juta. Setelah buka puasa bersama warga, Safari Ramadan orang nomor satu di Pemko Batam itu dilanjutkan dengan tarawih di Mushola Al-Hidayah di Pulau Ngenang.

BAGIKAN

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY