CENTRALBATAM.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengimbau kepada masyarakat, untuk lebih berhemat dalam menggunakan kantong plastik untuk pengemasan daging kurban.
Hal ini disampaikan oleh Dirjen Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Berbahaya dan Beracun, Hendrawati Mintarsih.
“Sesuai kebijakan nasional dalam pengelolaan sampah yang dituangkan dalam UU nomor 18/2008, salah satunya adalah melalui kebijakan pengurangan sampah dari sumbernya,” jelas Hendrawati dalam keterangan tertulisnya.
Ia menambahkan, sampah dalam jumlah besar biasa timbul setelah ada kegiatan massal. Sampah itu dapat berupa koran, kertas atau plastik bekas alas solat hari raya keagamaan, salah satunya ialah hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha.
Jelang Idul Adha, Hendrawati mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan kantong plastik konvensional yang sulit terurai tanah dan kantong plastik hitam hasil daur ulang.
Sebagai gantinya ia meminta masyarakat untuk mengutamakan penggunaan kertas, kantong kertas atau karton sebagai pembungkus daging. Atau juga dapat menggunakan kantong plastik nonkonvensional yaitu plastik yang mudah terurai.
“Kepada masyarakat juga diimbau untuk membawa tempat atau wadah sendiri dari rumah masing-masing. Hal ini untuk mendukung program pengurangan sampah,” ucap Hendrawati.
Dia juga mengharapkan kepada seluruh penyelenggara solat Idul Adha untuk mengajak para jemaah untuk mengumpulkan alas bekas solat berjamaah. Hal ini dimaksudkan sebagai upaya mengantisipasi timbulan sampah yang lebih banyak.
“Juga dapat bekerja sama dengan para pemulung atau bank sampah yang ada di sekitar tempat solat untuk pengelolaan sampahnya,” tuturnya.

