CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Pelanggaran hukum diwilayah perairan Indonesia, di Wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali terkuak.
Kali ini, jajaran Direktorat Polisi Perairan (Dit Polair) Mabes Polri berhasil mencokok kapal yang diduga menyelundupkan barang ilegal.
Ya, adapun penangkapan yang dilakukan merupakan penggagalan aksi penyelundupan mobil ilegal asal Singapura.
Diketahui, aksi itu dilakukan untuk membawa mobil tanpa perizinan tersebut masuk ke Batam melalui pelabuhan-pelabuhan gelap atau pelabuhan yang dibuka sendiri oleh masyarakat pesisir di Batam.
Dalam penangkapan itu, Direktorat Polisi Perairan Mabes Polri disebut mengamankan sebuah kapal tugboat berisi 4 unit mobil mewah asal Singapura Sabtu (17/9/2016) pagi lalu.
Kapal Tug Boat bermuatan mobil mewah nan ilegal itu disergap saat melintas di perairan Tanjung Uncang, Batam.
“Diketahui, kapal Tug Boat itu direncanakan merapat di Pelabuhan Rakyat Sagulung. Namun, belum berhasil merapat, kapal itu malah kandas dan tak mampu bergerak lagi.
Informasi yang dihimpun, kapal boat Raider Polair Mabes Polri KP Bima sedang patroli melihat kapal kandas. Selanjutnya petugas merapat bermaksud memberikan bantuan.
Namun, ketika dilakukan pengecekan. Kapal itu kedapatan bermuatan 4 mobil ilegal.
“Ya, saat itu pula kita langsung amankan kapalnya,” sebutnya.
