CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN – Warga Kijang Kecamatan Bintan Timur dengan inisial YM telah mengadu kepada pihak kepolisian pada 22 Agustus 2019 dan membuat laporan secara resmi pada 25 Oktober 2019 lalu.
Namun, hingga detik ini, keluarga YM tak mendengar kabar adanya keadilan dari pihak kepolisian.
YM menuturkan bahwa putrinya diduga telah menjadi korban pencabulan. Hanya saja, kala itu tidak banyak pihak yang menaruh perhatian atas peristiwa pilu yang menimpa putrinya tersebut.
“Niat hati ingin mencari keadilan kepada polisi, Namun, hingga detik ini, keluarga kami tak mendapatkan kabar apapun dari pihak kepolisian,” ungkap YM.
YM berharap, pemerintah dan petinggi Polri serta pihak terkait lainnya melek melihat kejadian yang menimpa anaknya. Hal ini dilakukan agar kejadian serupa tidak terjadi dan menimpa anak-anak usia dini lainnya diluar sana.
Menanggapi hal ini, Kapolsek Bintan Timur AKP Ulil Rahim angkat suara. Ia menegaskan bahwa penyidik masih berkomitmen menyelesaikan kasus dugaan tindak pidana pelecehan atau asusila dengan korban anak dibawah umur tersebut.
“Kita masih komitmen untuk menyelesaikan kasus ini, prosesnya masih dalam penyelidikan. Kita masih membutuhkan keterangan-keterangan dari sejumlah saksi termasuk dari pihak pelapor.” ungkap Ulil, Kamis (12/11/2020)
Ulil juga menjelaskan bahwa sejumlah saksi telah dimintai keterangan Dan hasil kesimpulannya akan disampaikan kepada pelapor nantinya.
Ia pun menegaskan sekali lagi bà hwa pihaknya tetap berkomitmen menyelesaikan perkara dugaan tindak pidana pencabulan anak dibawah umur yang terjadi pada Juli 2019 silam itu.(ndn)
