CENTRALBATAM.CO.ID, JAKARTA – Pekerja yang mengalami PHK dan memiliki kartu BPJS Ketenagakerjaan bisa melakukan klaim Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) tanpa harus mendaftar program JKP terlebih dulu.
Pps Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan, Dian Agung Senoaji menyebutkan, peserta BPJS Ketenagakerjaan akan terdaftar di program JKP secara otomatis.
“Peserta eksisting tidak perlu mendaftarkan kepesertaan Program JKP karena akan terdaftar secara otomatis atau serta merta apabila memenuhi persayaratan sebagai peserta program JKP,” ujar Dian Agung.
JKP merupakan program yang jaminan yang diberikan bagi pekerja yang mengalami PHK dan memiliki keinginan untuk bekerja kembali.
Adapun kriteria pekerja yang berhak menjadi peserta program JKP, di antaranya: WNI belum berusia 54 tahun; pekerja pada PK/BU skala usaha menengah dan besar yang sudah mengikuti empat program (JKK, JKM, JHT, dan JP) atau minimal mengikuti tiga program (JKK, JKM, JHT).
Selanjutnya, pekerja itu terdaftar sebagai Pekerja Penerima Upah (PPU) pada Badan Usaha Program JKN BPJS Kesehatan.
Peserta bisa langsung melakukan klaim manfaat JKP sesaat setelah masa PHK atau maksimal tiga bulan setelah masa PHK. Kendati demikian, hanya peserta eligible yang dapat melakukan klaim manfaat JKP.
Peserta yang eligible merupakan peserta yang memiliki masa iur paling sedikit 12 bulan dalam 24 bulan terakhir sebelum terjadi PHK, enam bulan masa iur tersebut dibayar berturut-turut.
Status kepesertaan JKP ini bisa dilihat melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) atau website sso.bpjsketenagakerjaan.go.id.
“Jika menggunakan aplikasi JMO, peserta dapat melihat statusnya melalui menu profile, lalu klik kartu digital, klik gambar kartu, lalu lihat pada jenis program yang diikuti,” jelas Dian Agung.
Adapun jika menggunakan situs website, peserta dapat mengakses laman sso.bpjsketenagakerjaan.go.id. Kemudian login atau buat akun baru, klik pada menu kartu digital, dan lihat pada program yang diikuti.
Dilansir dari siaran pers Kemnaker, Selasa (22/2/2022), peserta yang eligible sudah dapat melakukan klaim manfaat JKP sejak 11 Februari 2022 lalu.
“Meskipun peresmian program JKP diundur, saat ini BPJS Ketenagakerjaan sudah mulai membayarkan manfaat uang tunai kepada sejumlah peserta yang melakukan klaim JKP,” ujar Chairul Fadhly Harahap, Kepala Biro Humas Kemnaker.
Sampai dengan tanggal 18 Februari 2022, tercatat sekitar 48 orang telah melakukan klaim manfaat JKP.
Chairul menyebutkan, pada tahun 2022, terdapat sekitar 629 ribu penerima manfaat JKP. (Central Network)
