CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Tingginya kepercayaan masyarakat terhadap hal-hal magis, membuat mereka mudah percaya yang berbau magis.
Seperti yang terjadi sehari setelah adanya korban yang tenggelam di perairan berakit, Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunungkijang, Bintan, kemarin (29/12/2016). Salah satu warga setempat, Rosita dengan percaya diri mengatakan ‘ada tanda-tanda dilangit bahwa akan adanya korban diperairan berakit’. Hal ini pun diamini oleh beberapaa warga yang duduk bersamanya.
Ketika dikonfirmasi ‘tanda apa?’. Warga setempat sontak menjawab serentak ‘Ada ular terbang sehari sebelum kejadian’.
“Sebenarnya, langit sudah menujukan tanda-tanda kalau disekitar sini (Berakit) bakal ada korban. Sehari sebelumnya ada ular terbang disekitar sini. Ular itu terbang sebanyak 3 kali,” ujar Rosita yang diamini 5 orang warga lain sambil menujukan foto ular terbang itu yang tersimpan di HP mereka.
Tidak terkecuali, Istri korban tenggelam itu, Riza pun percaya bahwa ular itu memang sedang membawa pesan. Pasalnya, menurut Riza, perairan berakit memang ada penunggunya.
Meskipun sangat percaya bahwa ular itu merupakan pembawa pesan, namun tidak ada satupun yang mengaku melihat langsung ular itu saat terbang.
Penasaran dengan foto ular itu, centralbatam.co.id pun mencoba mencari dari internet dengan kata kunci ‘ular terbang’. Ternyata, foto-foto serupa terkait ular terbang yang ada di HP para warga itu sudah beredar banyak di dunia maya.
Bahkan kejadian itu dikabarkan terjadi di India sekitar pertengahan tahun 2015.

