CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Ibu kandung korban Dian Milenia Trisna Afifa alias Nia (15), Isnah tak kuasa membendung tangisan saat mendengar dibacakannya putusan terhadap terdakwa Wardiaman Zebua alias Ardin (WZ), yang diduga sebagai pembunuh putrinya itu.
Dalam pembacaan amar putusan di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Rabu (3/8/2016) siang. Linangan air mata ibunda korban ini terus mengalir bak hujan yang kian deras.
Isnah yang memakai baju dan jilbab warna toska itu, terlihat didampingi beberapa sanak saudara sepanjang dibacakannya amar putusan terhadap terdakwa.

Tangisan Isnah semakin pecah, saat mendengar dibacakannya kronologi pembunuhan yang diduga dilakukan terdakwa kepada putri sulungnya itu.
“Ya Allah, Astagfirullahaladzim..” ucapnya berulang kali penuh duka dan tangis yang sesegukan.
Sepanjang persidangan dalam agenda pembacaan amar putusan, yang di Pimpin langsung oleh Ketua Majelis Hakim Zulkifli, SH, didampingi Hakim Anggota Hera Polosia dan Imam Budi Putra Noor. Beberapa sanak saudara korban juga terlihat memadati ruang sidang utama.
Senada dengan kondisi keluarga Nia, beberapa keluarga terdakwa juga terlihat hadir diruang sidang dalam menyaksikan amar putusan yang telah dirumuskan oleh Majelis Hakim.
