CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Salah satu harapan masyarakat Bintan saat ini adalah dibeberapa tempat baik di Pemerintahan maupun di perusahaan swasta pekerja utama merupakan warga Bintan sendiri.
Bukan hanya masyarakat saja, bahkan Bupati Bintan, Apri Sujadi berkali-kali mengatakan ingin menyeleksi kembali tenaga honorer dipemerintahan yang bertatus warga Bintan atau setidaknya memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Bintan.
Hal ini bukan tidak alasan, sebab apabila pegawai tersebut merupakan putra-putri daerah, maka dipastikan akan memikirkan bagaimana cara membangun daerah Bintan yang merupakan daerah kelahirannya. Selain itu alasan utama memikirkan Bintan adalah karena kelak di Bintan juga lah anak cucunya akan menyadarkan segala harapan.
“Kalau menurut saya pas lah kalau warga Bintan yang harus diutamakan bekerja baik di pemerintahan maupun di swasata. Sebab, selain Bintan merupakan tempat kelahiran mereka yang harus di bangun, kelak anak-cucunya akan mencari makan di Bintan,” demikian pernyataan salah satu warga Keluarahan Kawal, Hadi.
Apa yang diucapkan ini bukan tanpa alasan, salah satu pekerja Asing misalnya di Kawasan Lagoi bay, Abdul Wahab yang merupakan warga Negara Malaysia. Meskipun telah dikonfirmas berkali-kali terkait harga daya tariff listrik yang terlalu mahal dan membuat perusahaan terlalu banyak beban, ia seakan tidak peduli.
Ketidak pedulian Abdul Wahab yang merupakan General Manager di PT Bintan Resorts Cakrawala (BRC) kawasan Lagoi bay tersebut diduga karena tidak peduli masa depan Pariwisata di Bintan. Bahkan ketika dikonfirmasi terkait jaminan penjagaan agar virus Zika tidak tersebar di wilayah Bintan, pria yang bukan warga Bintan ini cuek. Hal ini diduga karena Bintan bukan negaranya, bukan tempat kelahirannya dan juga bukan tempat dimana anak cucu-nya mengais rejeki masa depan.
