CENTRALBTAM.CO.ID, BINTAN -Program Keluarga Berencana (KB) yang terus digalakkan pemerintah demi mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera dengan mengatur kelahiran anak dalam keluarga, dinilai merugikan kaum wanita/istri. Salah satu cara yang digunakan dalam program ini dengan menganjurkan para pria (suami) untuk menggunakan kondom.
Namun sayangnya, program ini tidak begitu lancar. Alasanya hanya sedikit pria yang mau menggunakan kondom.
“Sebenarnya kasihan istri kalau setiap tahun mengandung. Padahal dengan memiliki anak 2 masa depan mereka dapat terjamin. Tapi sayangnya di Bintan saat ini sangat sedikit pengguna kondom,” ujar Kepala Perwakilan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepri, Uliantina Meity, Selasa (8/11/2016).
Ia menambahkan, jika para suami menyanyangi dan mengasihi istrinya, sudah sepatutnya para suami mengikuti program KB dengan ikut menggunakan alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan.
“Jadi kalau sayang istri, mohon digunakan alat kontrasepsi ya bapak-bapak. Jangan istri terus yang diminta untuk KB, ok,” tegasnya.
Hal ini diungkapkan sebab jika dibandingkan pengguna KB antara wanita (istri) lebih banyak dibanding kaum pria.

