CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Kepala Bidang Badan Karantina Pertanian Kementrian Pertanian RI, Rina meminta masyarakat Bintan sering-sering mengkonsumsi ikan sebagai lauk pauk.
Hal ini dikatakan karena propinsi Kepri merupakan salah satu wilayah yang kaya jenis ikan disbanding dengan propinsi lain. Bahkan di Bintan sendiri katanya, setiap tahunnya mengekspor sebanyak 100 ton ikan per tahunnya.
“Namun sayangnya, masyarakat kita sangat jarang mengkonsumsi ikan. Untuk itu, Bu Susi (Menteri DKP) meminta agar masyarakat mengkonsumsi ikan sesering mungkin,” ujar Rina dalam sambutannya pada acara penanaman Mangrove dan penyerahan bantuan ikan kepada masyarakat di Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Selasa (23/5).
“Kalau kata Bu Susi tidak makan ikan, akan ditenggelamkan kelaut. Sebenarnya bukan begitu, (Susi), beliau sangat berharap masyarakat gemar makan ikan karena bagus untuk dikonsumsi,” tambahnya.
Ia menjelaskan ikan memiliki kandungan vitamin yang sangat besar yakni vitamin B-12 46 % dan vitamin B-6 sebanyak 30 %.
“Makanya, bapak ibu sering makan ya. Dan lagi ikan baik untuk dimakan karena sehat,” ujarnya.
Selain itu, kata Rina lagi ikan dapat mencegah terjadinya penyakit jantung dan menurunkan kolestrol. “Bahkan ikan dapat mencerdaskan anak juga,” pungkasnya.
Untuk memberikan motivasi kepada masyarakat agar cinta makan ikan, pihaknya menyumbang sebanyak 1 ton ikan yang dibagi ke masyarakat melalui Pemkab Bintan, pihak kecamatan, Desa serta panti jompo. (Ndn)

