CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Pembangunan waduk Sei Gong terus dikebut pengerjaannya, sejak digagas pertama kali pada tahun 2005 lalu.
Siang ini, Presiden RI, Joko Widodo bersama Menteri PUPR, Basuki dan jajaran lainnya turut memantau langsung pembangunan waduk yang menjadi harapan masyarakat Batam, khususnya di Kecamatan Galang tersebut.
Sebagaimana diketahui, Batam sesungguhnya telah memiliki 8 waduk penyuplai air bersih. Namun seluruhnya masih belum maksimal dalam pemenuhan kebutuhan air masyarakat Batam yang mencapai 1,5 juta jiwa.
Karena itu, digagaslah proyek nasional waduk Sei Gong. Daerah tampungan air itu disebut-sebut memiliki daya isi (tampungan, red) sebanyak 11 juta kubik.
“Selain itu, bisa mengalirkan air sebanyak 400 liter perdetiknya (L/S),” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadi Muljono, saat dikonfirmasi tim Central Batam, Kamis (23/3/2017) siang.
Daya suplai waduk Sei Gong yang mencapai 400 L/S itu disebut-sebut mengalahkan 8 waduk yang ada dan hanya dapat menghasilkan 280 L/S.
Sebelum membangun waduk, petugas juga sudah melakukan survei ketika musim kemarau. Lokasi itu dinilai tepat, karena mampu menyimpan air meski dilanda kemarau berkepanjangan.
“Jadi kita sudah memperkirakan semuanya, sebelum dilakukan pembangunan waduk ini,” terangnya
Nantinya, lanjut Basuki, selain mengaliri wilayah Galang. Air juga akan di suplai ke Batam, dengan bantuan pipa-pipa memanjang.
“Agar kebutuhan air tercukupi, kita akan alirkan juga ke Batam,” tandasnya.

