CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Saatnya berselancar di wisata unggulan dengan akses mudah ke Anambas. Wings Air (dengan kode penerbangan IW) member of Lion Air akan membuka layanan baru domestik yang menghubungkan Anambas dan Batam. Pengoperasian rute efektif dimulai 10 Agustus 2018.
Dalam mengakomodir layanan penerbangan yang mengedepankan faktor kenyamanan dan keselamatan, Wings Air menawarkan pilihan terbang tersendiri dengan turboprop tipe ATR 72-500/ 72-600.
Armada ini mempunyai kemampuan angkut 72 kursi, semuanya kelas ekonomi. Pesawat yang diproduksi asal Prancis tersebut dibekali interior kabin terbaik dikelasnya, sehingga menjadikan perjalanan lebih nyaman.
Rute Batam – Anambas – Batam memiliki satu kali frekuensi terbang setiap Senin, Rabu dan Jumat. Wings Air akan menggunakan nomor IW1228, bertolak dari Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam Batu Besar (BTH) pukul 12.30 WIB, pesawat mendarat pada 13.35 WIB di Bandar Udara Letung, Jemaja (LMU).
Untuk rute sebaliknya, tetap dilayani pada hari yang sama. Wings Air mengudara pukul 13.55 WIB dari Letung dengan nomor IW1229 dan akan tiba di Hang Nadim pukul 15.05 WIB.
Tahap awal dari pembukaan rute Batam ke Anambas pergi pulang (PP) yaitu tiga kali dalam sepekan. Wings Air akan terus melakukan pengkajian pasar, apabila market di rute ini tumbuh dengan pesat, akan berpeluang bagi Wings Air untuk meningkatkan jumlah frekuensi penerbangan.
Operations Director of Wings Air, Capt. Redi Irawan, mengatakan, rencana peresmian rute baru Batam menuju Letung di tahun ini sebagai bagian pengembangan usaha dalam memperkuat konektivitas domestik untuk layanan interdaerah atau antarkota.
Wings Air berkomitmen menyediakan kemudahan akses bagi pengguna jasa penerbangan dengan mengutamakan konsep saling terhubung yang praktis, mempersingkat waktu tempuh, lebih efektif dan efisien.
“Bagi masyarakat dan wisatawan yang berasal dari berbagai kota lain menuju Kepulauan Anambas dapat singgah terlebih dahulu di Batam,’ katanya.
Capt. Redi Irwan menyebutkan Wings Air melihat, Anambas melalui Letung adalah pintu gerbang distribusi barang. Wings Air berupaya dapat membantu dalam percepatan logistik, membuka keterisolasian, serta mendorong pertumbuhan perekonomian daerah.
Lebih lanjut menurut Capt. Redi, pembukaan rute ini juga memberikan keuntungan semakin mudah bagi penduduk Kepulauan Anambas untuk bepergian ke kota lain dengan transit di Hang Nadim seperti Jakarta, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Tanjung Karang, Palembang, Jambi, Pangkalpinang, Bengkulu, Aceh, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Pontianak.
“Kehadiran Wings Air di Anambas tetap diharapkan bisa mendongkrak segmen wisata dan bisnis, sejalan mendukung program pemerintah untuk mendatangkan wisatawan asing ke Indonesia serta menggeliatkan potensi tourism dalam negeri, karena daerah ini sebagai salah satu dari pengembangan kawasan ekonomi baru nasional,” ujarnya.”
Sebagai informasi, kata Capt Rendi, perkembangan sektor pariwisata di Kepri menurut Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kepulauan Riau pada Juni 2018 mencapai 228.387 orang, mengalami kenaikan 18,61 persen dibanding jumlah pada bulan sebelumnya yaitu 192.553 kunjungan. Jika dibandingkan dengan Juni 2017, wisman Juni 2018 naik 26,60 persen.
“Hingga kini, Wings Air telah terbang ke 110 destinasi dalam dan luar negeri. Untuk layanan regional, sudah melayani ke Kuching, Miri, Malaka di Malaysia. Wings Air memiliki frekuensi yang mencapai lebih dari 350 penerbangan perhari dengan didukung 54 pesawat terbaru ATR 72-500/ 600,” katanya.
Menurutnya, Wings Air mengutamakan aspek keselamatan, keamanan serta kenyamanan penerbangan. Komitmen itu telah dibuktikan Wings Air dengan memperoleh sertifikasi manajemen keselamatan dan keamanan dari auditor tingkat internasional tertinggi yaitu IOSA (IATA Operational Safety Audit) yang telah terdaftar sejak akhir 2017.(*)

