CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Warga Kota Batam digemparkan dengan penemuan jasad seorang bayi yang mengapung di perairan Pantai Tanjung Uma, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam pada Kamis malam, 22 Januari 2026.
Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami kasus tersebut.
Jasad bayi itu diduga sengaja dibuang oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, kemungkinan tidak lama setelah dilahirkan.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, jasad bayi pertama kali ditemukan oleh seorang pemancing bernama Marvel sekira pukul 22.05 WIB.
Saat itu, Marvel merasakan sebuah benda menyentuh kakinya yang terbawa arus laut.
Merasa curiga, Marvel kemudian memanggil saudaranya, Andes, yang berada tak jauh dari lokasi.
Keduanya lantas menyinari benda tersebut menggunakan senter dan sontak terkejut setelah menyadari bahwa benda yang mengapung itu merupakan jasad seorang bayi.
Bayi tersebut ditemukan tanpa balutan apapun. Kondisinya telah menyerupai manusia dengan organ tubuh luar yang lengkap serta berwarna putih.
Pada tubuh bayi juga masih terlihat tali pusar, sehingga kuat dugaan bayi tersebut baru saja dilahirkan sebelum akhirnya dibuang.
Penemuan tersebut segera dilaporkan kepada warga sekitar dan perangkat RT setempat, yang kemudian meneruskan laporan kepada pihak kepolisian.
Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie, membenarkan adanya penemuan jasad bayi tersebut.
Ia menyampaikan bahwa jasad bayi telah dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Benar, jasad bayi sudah kami evakuasi dan saat ini berada di RS Bhayangkara untuk keperluan penyelidikan,” ujar Deni, Jumat, 23 Januari 2026.(mzi)

