Close Menu
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
mgid
What's Hot

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi
  • Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030
  • RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik
  • Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai
  • Seluruh Fraksi DPRD Batam Sepakat Dukung Ranperda Lembaga Adat Melayu
  • Manager PLN Anambas Jalin Silaturahmi dengan Wartawan, Dukung HPN 2026
  • Kunjungi BP Batam, Bupati Batu Bara Tertarik Replikasi Model Investasi dan Air Bersih Batam
  • Layanan Data Telkomsel Alami Penurunan Kualitas, Tim Teknis Dikerahkan Penuh
Facebook X (Twitter) Instagram
CentralBatamCentralBatam
  • Home
  • Internasional
  • Nasional
  • Kepri
    • Anambas
    • Batam
    • Bintan
    • Karimun
    • Lingga
    • Natuna
    • Tanjung Pinang
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Keuangan
    • Makro
    • Mikro
  • Hukum
    • Hukum Industrial
    • Konstitusi
    • Kriminal
  • Fokus
    • English News
    • Layanan Publik
  • BP Batam
  • citizen journalism
CentralBatamCentralBatam
Beranda » Video Detik-detik Pengunjung Panik saat Gunung Tangkuban Parahu Erupsi, Langit Berubah Gelap
HEADLINE

Video Detik-detik Pengunjung Panik saat Gunung Tangkuban Parahu Erupsi, Langit Berubah Gelap

27 Juli 2019Tidak ada komentar
Facebook Twitter WhatsApp
Detik-detik Pengunjung Panik, Saat Gunung Tangkuban Parahu Erupsi, Langit Berubah Gelap
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

CENTRALBATAM.CO.ID – Acep (32) kaget bukan main saat melihat langit langsung gelap sekitar pukul 16.00 WIB, Jumat (26/7/2019).

Ia melihat sejumlah wisatawan, pedagang, hingga beberapa orang lainnya panik.

Saat melihat ke atas, sudah terlihat abu membubung tinggi.

Acep tambah panik ketika abu vulkanik langsung menutupi beberapa mobil yang terparkir.

Ya, itu lah detik-detik saat Gunung Tangkuban Parahu mengalami erupsi.

Baca : Cicipi Masakan Serba Ikan, Dalmasri: Uenak, Mantap

Saat itu, tempat Taman Wisata Alam (TWA) Tangkuban Parahu sedang ramai.

Lahan parkir pun dipenuhi mobil dan motor.

Kondisi terkini depan gerbang pintu masuk wisata Gunung Tangkuban Perahu, Jumat (26/7/2019).
Kondisi terkini depan gerbang pintu masuk wisata Gunung Tangkuban Perahu, Jumat (26/7/2019). 

 

“Banyak yang turun, terus (kawasan wisata) langsung ditutup. Ada mobil bagian depannya ringsek, mungkin panik saat turun dan menabrak sesuatu,” kata Acep.

Jalan menuju puncak gunung yang berada di wilayah Subang dan Kabupaten Bandung Barat tersebut sudah tertutup abu.

Kendati demikian, Acep masih sempat membantu temannya yang berdagang di tempat wisata Tangkuban Parahu.

Selesai membantu temannya, ia kemudian panik buru-buru turun mengendarai sepeda motornya.

“Abu di jalanan tebalnya sudah 10 sentimeter,” kata Acep.

Hendrik (47) seorang pedagang di sekitar TWA mengatakan, saat itu orang-orang memang panik.

Baca : DPRD Bintan Hendak Sidak Pagar. Ini Kata Pemilik Resort

Baik pedagang maupun pengunjung semrawut berlarian.

Apalagi saat ada letupan gas yang sempat mencuat dari Kawah Ratu.

Kuda-kuda yang berada di sekitar lokasi juga berlarian.

Suasana saat itu tak menentu.

“Suara sirine pun berbunyi kemudian. Saya juga segera bergegas tancap gas menuju jalur keluar. Saat itu abu vulkanik mengguyur seperti air hujan,” kata Hendrik.

Situasi terkini di sekitar Gunung Tangkubanparahu, Jumat (26/7/2019).
Situasi terkini di sekitar Gunung Tangkubanparahu, Jumat (26/7/2019). 

Sekitar pukul 17.30 WIB, TribunJabar.id mendapati pintu masuk TWA Gunung Tangkuban Parahu telah ditutup.

Di sekitar pintu masuk itu, anggota kepolisian dan TNI sedang berjaha-jaga.

Saat itu kondisinya disebut sudah normal.

Namun, baik masyarakat maupun pewarta masih belum bisa memantau lokasi Kawah Ratu yang mengelami erupsi.

Kapolsek Lembang, Kompol Sutarman mengatakan, semua pengunjung dan pedagang sudah dievakuasi.

Baca : Video ini Jadi Bukti, Sule Unggah Gelagat Aneh Nunung 3 Bulan Sebelum Ditangkap

Namun, berdasarkan data sementara, ada dua orang yang jadi korban.

“Saat ini kondisinya sedang dicek apakah karena sesak akibat abu atau karena apa, nanti akan disampaikan,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Pos Pengamatan Gunungapi Tangkuban Parahu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, menyatakan erupsi Gunung Tangkuban Parahu terjadi pada pukul 15.48 WIB.

Abu yang meluncur dari kawah teramati tingginya mencapai kurang lebih 200 meter di atas puncak.

Abu tersebut memang berwarna kelabu dengan intensitas tebal.

Karena itu, abu tebal menyelimut sejumlah mobil yang terparkir di sekitar TWA.

“Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 38 mm dan durasi kurang lebih 5 menit 30 detik,” kata Kepala PVMBG Kasbani dalam keterangan tertulisnya.

Langit di sekitar Gunung Tangkuban Parahu tampak lebih gelap.
Langit di sekitar Gunung Tangkuban Parahu tampak lebih gelap. (Istimewa/BNPB)

PVMBG sekitar pukul 19.09 WIB menyatakan erupsi Gunung Tangkuban Parahu mulai menurun.

Meskipun embusan masih berlangsung, tapi warnanya sudah putih.

Artinya, material yang dikeluarkan dari embusan tersebut hanya didominasi gas dan uap air.

“Jadi sudah tidak terdeteksi adanya batuan yang terbawa ke permukaan dan gempanya juga sudah menurun sekitar 15 milimeter,” ujar Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Barat PVMBG, Nia Khaerani saat ditemui di Pos Pemantauan Gunung Api Tangkuban Parahu.

Erupsi kali ini, katanya, memang tak didahului dengan gempa vulkanik.

Erupsinya hanya diawali gempa dari embusan.

Karena itu, PVMBG menafsirkan erupsi ini hanya erupsi freatik.

“Jadi dari segi intensites erupsi freatik itu gempanya tidak akan membesar. Saat ini statusnya juga sudah memasuki level normal karena erupsinya cenderung menurun,” katanya.

PVMBG menyatakan agar masyarakat di sekitar TWA tetap waspada.

Kabid Mitigasi Gunung Api PVMBG Dr. Hendra Gunawan sempat menyatakan, radius yang dinyatakan bahaya jaraknya adalah 500 meter.

Ia mengimbau agar masyarakat tak mendekati kawah.

Erupsi susulan, katanya, dapat saja terjadi dengan potensi landaan masih di sekitar dasar kawah.

Namun tetap dasar utama yang menentukan adalah data yang terekam saat ini.

“Karena dasar dari peningkatan status adalah tingkat ancaman, dan saat ini tingkat ancaman masih di dalam kawah, sehingga belum perlu naik status, kecuali ke depannya ada potensi radius landaan yang membesar,” ujar Hendra melalui keterangan tertulis.

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Terkait

Erupsi Gunung Pengunjung Tangkuban Parahu vulkanik
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Related Posts

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai

23 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017

Ceramah 8: Dermawan, Salah Satu Tanda Umrah Mabrur

23 Mei 2018
Don't Miss
Bisnis
Bisnis

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026 Bisnis

CENTRALNEWS.ID, BATAM – Indonesian Housekeepers Association (IHKA) Kepulauan Riau menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat peran organisasi dengan…

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026

Warga Batam Geger, Jasad Bayi Tanpa Balutan Ditemukan di Pantai

23 Januari 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: centralbatam01@gmail.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Pinterest YouTube WhatsApp
Our Picks

IHKA Perkuat Peran Profesi Housekeeping Lewat Program Sosial dan Kompetisi

26 Januari 2026

Raker Pengurus KERABAT–BARKAD Batam Jadi Arah Baru Program Kerja 2025–2030

25 Januari 2026

RSBP Batam Pelajari Pengelolaan Layanan Hiperbarik

24 Januari 2026
Most Popular

Tilang Manual Kembali Diberlakukan di Kepri, Berikut Sasaran Pelanggar Lalulintas

9 Mei 2023

Ceramah 9: Dosa Besar Membicarakan Aib Orang

24 Mei 2018

Ceramah Ke-17: Menghadiri Majelis Ilmu Dinaungi Sayap Malaikat

13 Juni 2017
© 2026 CentralBatam.co.id
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • UU Pers
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact Us
  • About

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.