CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono menegaskan akan menindak pengusaha sembako mencoba-coba memainkan harga sembako ditengah wabah covid-19 ini.
Hal ini disampaikan oleh Bambang saat melakukan peninjauan pendistribusian gula dari pusat dalam rangka stabilisasi harga pasar sesuai harga eceran tertinggi (HET) di wilayah Kijang, Rabu (22/4).
“Apabila di kemudian hari ada penyelewengan (harga), kami akan melakukan penindakan tegas sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Jadi kami minta agar harga sesuai dengan HET seperti yang diatur dalam permendak no. 07 tahun 2020 tentang harga acuan pembelian di petani dan harga acuan penjualan di tingkat konsumen untuk wilayah Bintan,”tegasnya.
Lebih lanjut Bambang mengatakan, pemerintah terus melakukan upaya agar harga sesuai HET di wilayah Bintan. Untuk itu, pihaknya pemerintah kembali mendatangkan sebanyak 20 ton gula.
“Dan akan didatangkan lagi sebanyak 150 ton dengan tujuan menekan harga tidak melampaui HET. Makanya saya kembali tegaskan, jangan ada penyelewengan harga,”tegasnya lagi.
Hal senada disampaikan oleh, distributor di Bintan Timur, Agus “Untuk saat sekarang di pelabuhan peti kemas Sei Kolak Kijang, Bintan Timur kami baru mendatangkan gula dari pemerintah pusat sekitar 20 ton dan untuk kedepannya sekitar 150 ton,”
Dengan kedatangan gula ini, ia menambahkan harga akan stabil seperti biasanya. (Ndn)

