CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Hujan berkepanjangan yang mengguyur Batam dalam beberapa hari terakhir membuat suhu udara terasa jauh lebih dingin dari biasanya. Meskipun turun tidak dengan intensitas tinggi, kondisi ini menyebabkan suhu udara di Batam mendekati ekstrim.
Prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Klas I Hang Nadim Batam, Pande Made Rony mengatakan suhu udara minimum yang tercatat Kamis (11/1/2018) sebesar 22.4 derajal celcius dan maksimum 26.4 derajat celcius. Sementara hari ini Jum’at (12/1/2018) suhu udara mengalami peningkatan sebesar 23 derajat celcius.
“Dari data selama lima tahun terakhir, suhu maksimum rata-ratanya adalah 34.4 derajat celcius dan suhu minimum rata-ratanya 21.4 derajat celcius. Ini sudah mendekati ambang batas suhu ekstrim, suhu ekstrim biasanya terjadi lima tahun sekali,” kata Rony.
Rony mengatakan Batam merupakan kawasan yang berada di zona Khatulistiwa dan kawasan yang didominasi Lautan. Dimana tidak memiliki suhu cuaca yang tetap. Untuk suhu Kepri dan sekitarnya sangat bergantung sama hujan dan tutupan awan.
Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan, hujan dengan intensitas sedang masih akan mengguyur wilayah Batam dan sekitarnya.
“Untuk tiga hari kedepan juga akan lebih rendah dari suhu harian saat cuaca cerah, umumnya suhu udara harian sangat dingin,” katanya.

