CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Lurah Toapaya Asri, Arief Sumarsono hanya bisa menggeleng-geleng saat dirinya tiba diWaguk Gesek km 20, Kelurahan Toapaya Asri, Kecamatan Toapaya. Pasalnya, di dalam waduk yang diminum oleh ribuan warga Kepri itu tedapat banyak sampah seperti botol minum keras dan botol aqua serta bungkusan camilan.
Arief mengatakan, wewenang waduk ini tidak berada di pihaknya. Namun sebagai pemerintah setempat ia sangat prihatin karena waduk itu merupakan sumber air minum banyak orang.
“Ini (Waduk) memang bukan otoritas kami. Tapi sebagai pemerintah setempat, waduk ini kami pantau,” ujar Arief, Rabu (6/12).
Lebih lanjut Arief mengatakan, pantauan ini dilakukan sehubungan dengan banyaknya laporan warga terkati kotornya waduk nini.
“Menurut pantauan warga, memang ada lumut dan sebagainya di dalam waduk. Lebih banyak lumut. Makanya kami coba meninjau ke lapangan, dan memang ada banyak lumut di lokasi.,” tambhanya.
Arief menjelaskan, kebersihannya memang perlu mendapat perhatian karena air di waduk dikonsumsi orang ramai. “Kita akan melanjutkan ke instasi terkait hal ini. Kasian orang banyak yang sumber air minumnya dari sini,” pungkasnya. (Ndn).

