CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Orangtua Rahman dan Akbar, balita yang disekap oleh Surayanto, pamanya sendiri selalu mengirimkan uang untuk biaya hidup setiap bulannya. Uang sebesar Rp 2,5 juta itu dikirim ke Suryanto sebagai biaya hidup anak-anaknya.
M Tahir orangtua Rahman dan Akbar yang dihubungi penyidik Polsek Batuaji, mengaku tidak menyangka kalau kedua anaknya di sekap oleh adiknya.
“Orangtua kandung dari kedua balita yang menjadi korban penyekapan itu saat ini sedang berkeja di Timor Laste. Orangtuanya itu mengaku kaget dengan kabar bahwa kedua anaknya disekap oleh adiknya sendiri. Ini disampaikan yang bersangkutan saat kita hubungi beliau,” kata Kanit Resktim Polsek Batuaji, Ipda Yanto.
Yanto meneritakan saat komunikasi dengan Tahir tersebut, orangtua kedua anak itu setiap bulannya mengirimkan uang untuk biaya hidup sebesar Rp 2,5 juta. Uang tersebut dikirim langsung ke Suryanto, agar bisa untuk belanja keperlua makan dan lainnya.
“Setiap Tahir menghubungi, Suryanto selalu mengabarkan anaknya baik-baik saya. Tahir sendiri sudah dua tahun menitipkan anaknya itu, setelah berpisiah dengan istrinya dan menikah lagi. Kemudian bekekrja sebagai TKI di Timor Laste,” kata Yanto.
Sementara Surayato sendiri mengaku menyesal melakukan perbuatan keji kepada dua ponakannya itu. Dua ponakannya sendiri dikurung, karena diakuinya sangat nakal.
“Kalau kedua ponakkan saya ada di dalam rumah pasti semuanya berantakan. Saat warga datang Rahman dan Akbar dikurung di gudang samping rumah yang belum ada atapnya itu. Ponakan saya itu dikurung dari pukul 15.00 WIB sampai 22.00 WIB dan kebetulan baru selesai hujan. maka nya basah dan penuh lumpur tubuhnya,” katanya.
Suryanto mengakui kalau sering memukul kedua anak itu dengan alasan selalu nakal.
“Kalau mereka bandal memang sering saya pukul,”katanya.
Dengan perbuatannya itu, Suryanto mengaku menyesal telah memperlakukan keponakannya itu tidak wajar. Dia sendiri tidak tahu lagi harus berbuat apa lagi saat ini.
“Tidak tahu sampai terjadi seperti ini. Saya sangat menyesal atas perbuatan yang dilakukan kepada kedua anak abang saya ini,” katanya. (*)

