CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN –Kadisbudpora, Makhfur Zurachman mengatakan tidak ada relevennya dengan ketua komisi III DPRD Bintan memberikan komentar terkait Pekan Olah raga Pelajar Daerah (Popda).
“Bukan bu (Viven). Gak ada, ada relevennya itu (Popda),” ujar Makhfur melalui sambungan telpon, Selasa (6/6).
Hal ini disampaikan Makhfur terkait pemberitaan sebelumnya yang menyatakan ‘Ketua Komisi III DPRD Bintan Viven Sumanti mengakui pembinaan prestasi terhadap pelajar Bintan belum maksimal’.
Dalam pemberitaan tersebut disebutkan harapan Bupati Bintan, Apri Sujadi meraih juara 3 pada Popda tahun 2018 ini dinilai tidak tercapai. Pasalnya penetapan pelatih masih bersifat keadaerahan.
“Saya sudah baca beritanya, saya malas berita itu,” paparnya.
Mahkfur menjelaskan, ketidak adanya sertifikat pelatih di Cabang Olahraga (cabor) karena di Bintan hanya 1 yang memiliki sertifikat. “Di Bintan itu cuma satu yang memiliki sertifikat,” ungkapnya.
Ditanya kenapa pelatih di Bintan masih 1 yang memiliki sertifikat dan pelatih tidak disertifikasi, ia mengatakan untuk proses sertifikasi menelan biaya banyak. Selain itu, ia juga berdalih Popda tahun 2016 lalu Bintan tidak dapat meraih hasil yang bagus karena Pjb Bupati, Doli Boniara saat itu tidak menganggarkan biaya untuk Popda.
“Untuk mendapat sertifikat itu selain menelan banyak waktu juga biaya. Pelatih kita uda bagus kog. Kalau tahun 2016 lalu, itu karena Doli tidak menganggarkan,” ungkapnya.
Sementara untuk tahun 2018 ini, Makhfur optimis Bintan dapat meraih juara 3 sesuai keingingan Bupati, Apri. “Kita optimis dan berusaha (juara 3) tercapai,” akunya.
Saat ditantang jaminan apa bahwa Bintan mampu meraih juara 3, Makhfur mengatakan “Ya udah tulis apa yang kamu mau tulis, kita tak usa bersahabat,” tutupnya (Ndn).

