CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Salah satu pulau di Batam, Pulau Buntal nyaris tenggelam. Pulau yang terletak di Kampung Kelembak, Kecamatan Nongsa, Batam, Kepri ini menjadi sasaran aktivitas tambang pasir. Keberadaan pulau ini tampaknya juga masih jarang tersentuh dengan program-program pemerintah.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Harmidi Umar Husein mengaku pihaknya sangat menyayangkan hal tersebut. Tak hanya diam, Komisi I segera selidiki bagaimana kondisi Pulau Buntal tersebut hingga saat ini.
“Kami segera turun kelapangan. Kondisi ini tak bisa didiamkan,” ujar Harmidi, Rabu (7/8/2019).
Padahal, kata Harmidi, beberapa hari lalu dirinya baru meninjau Kampung Tua di Kelembak. Tapi tak ada masyarakat yang mengadu.
“Memang ada 2 pulau di area Kelembak itu,” katanya.
Sebelumnya begitu banyak cerita tersisa di Pulau Buntal, Kota Batam. Hampir hilang akibat penambangan pasir ilegal, pesona pulau itu tak lekang oleh waktu. Hanya tersisa 50 meter persegi, pulau itu kini akan dijadikan sebagai tempat wisata.
“Awalnya sekitar dua hektar, sekarang sisa segitu (50 meter). Ke depan, akan dijadikan obyek wisata kuliner dan mangrove,” jelas Badri, Lurah Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, membuka cerita.
Bak cerita Atlantis, pesona pulau itu terus menyisakan suatu misteri. Apalagi, pesonanya kian ‘seksi’ setelah Kementerian Pariwisata serta Dinas Pariwisata Kota Batam ikut mendukung pengelolaan pulau menjadi tempat wisata.
Badri mengatakan, ini juga selaras dengan target Kota Batam ke depan, menjadi kota wisata.
“Kan tahu sendiri, Batam akan berkembang menjadi kota wisata,” terangnya.
Walau tak tahu banyak tentang tragedi di Pulau Buntal, Badri menjelaskan, aktifitas penambangan pasir di sekitar pulau menggunakan cara penyedotan dari dasar perairan. Namun, saat polemik terjadi, Badri mengaku dirinya belum ditugaskan menjadi Lurah Batu Besar seperti sekarang.
“Lurah lama mungkin tahu seperti apa. Yang jelas, berbicara penambangan pasir itu ilegal. Sulit untuk izinnya, apalagi berdampak pada lingkungan hidup,” jelasnya lagi.
Pantauan di lokasi, Pulau Buntal berada di sekitar perairan Sungai Nyang Nongsa. (*)

