CENTRALBATAM.CO.ID, NATUNA-Sudah menjadi rahasia umum Natuna menjadi sasaran para kolektor pemburu barang antik, terutama Barang Muatan Kapal Tenggelam (BMKT). Hal ini dimanfaatkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Natuna agar menjadi ikon Natuna kedepan.
Disparbud Kabupaten Natuna sendiri akan mengidentifikasi titik kapal tenggelam untuk menambah destinasi wisata bahari. Selain itu, untuk memastikan kembali kapal dan barang muatannya masih berada di lokasi.
Kepala Disparbud Kabupaten Natuna, Erson Gempa, mengatakan Natuna memiliki banyak kapal tenggelam yang bisa dijadi objek wisata unggulan.
“Banyak sekali situs kapal tenggalam berusia ratusan tahun di Natuna. Ini bisa menarik wisatawan, khususnya para wisman yang exersiting,” katanya.
Erson mencontohkan seperti kapal purba yang ada di laut Natuna berasal dari berbagai negara dan dinasti. Usianya pun juga sangat varian, mulai yang berusia belasan abad hingga berusia kurang dari satu abad.
“Semuanya nanti akan dipetakan, ditentukan dengan titik koordinat sehingga benar-benar bisa menjadi tujuan wisata,” ujarnya.
Menurutnya, nantinya objek tersebut akan tetap dirawat sedemikian rupa sehingga keaslian dan habitat yang ada di sekitarnya tetap terjaga. Keberadaan situs tersebut bisa mendatangkan manfaat tersendiri bagi daerah dan juga jadi fokus pemerintah pusat.
