CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Tingginya pengangguran di Batam membuat Kapolresta Barelang, AKBP Hengki, S.Ik cemas. Bukan tanpa alasan, dia menjelaskan hal itu dapat menjadi pemicu utama dalam peningkatan lingkaran kriminalitas.
Prakiraan peningkatan tindak kriminal di Batam, tentu saja membahayakan siapa saja. Mulai dari anak-anak, muda-mudi, bahkan orang dewasa pun bisa menjadi target para pelaku kejahatan.
“Tingginya jumlah pengangguran berbanding lurus dengan peningkatan kriminalitas di Batam. Semua orang butuh makan, butuh uang. Kalau banyak yang gak bekerja, tentu orang-orang bisa gelap mata. Nah, ini yang mulai kita cemaskan,” kata Kapolresta Barelang, AKBP Hengki, Sabtu (20/5/2017) pagi.
“Nah, contoh kecilnya, orang bisa mencuri untuk memenuhi kebutuhan pribadinya. Nah, kalau korbannya perempuan cantik? Bisa jadi si pelaku berniat untuk memperkosa, bahkan membunuh. Kan, ini yang kita takutkan dari tingginya pengangguran di Batam saat ini,” imbuhnya.
“Sejauh ini, dampak kelesuan ekonomi dan banyaknya pengangguran sudah sangat terasa jika dilihat dari peningkatan kriminalitas di Batam,” tuturnya.
Sebagai tindak lanjut dalam pemberantasannya, jajarannya bakal bereaksi cepat. Ya, berbagai kejutan alias ‘surprice’ dari polisi telah disiapkan bagi siapa saja yang berniat buruk dan menjadi pelaku kejahatan.
“Kalau melanggar, ya diperingati. Kalau tidak mengerti dengan peringatan dan mengulangi pelanggaran, bahkan menggila melakukan kejahatan, langsung saja kita tangkap dan penjarakan,” bebernya.
Selama melaksanakan pengamanan di wilayah Batam, pihaknya tidak segan-segan mengambil langkah tegas bagi siapa saja yang membuat keonaran. “Ancaman hukuman penjara siap menanti bagi setiap pelaku,” cetusnya.
Atas fenomena tersebut, Hengki mengajak masyarakat untuk lebih bijak sebelum bertindak. “Jauhi tindak kriminal jika tak ingin dipenjara,” tandasnya.

