CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM – Semakin mencuatnya aksi-aksi radikalisme yang menyesatkan, sontak merebut perhatian Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.
Dia yang dikonfirmasi saat mengikuti latihan militer bersama ribuan personel pemukul dan raksi cepat (PPRC) di Natuna menyebutkan, radikalisme tak bisa dipandang sebelah mata.
“Itu butuh keseriusan,” kata Nurdin, beberapa saat lalu.
Dia menuturkan, tak banyak cara untuk membumihanguskan setiap aksi radikal dan terorisme.
Namun, Nurdin beranggapan, masyarakat hanya perlu membentengi diri dengan iman agar tak terpengaruh dengan radikalisme yang menyesatkan.
“Beriman sih beriman, tapi jangan fanatik. Nanti malah semakin gawat,” cetusnya.
Dengan semakin kritisnya permasalahan tersebut, dia mengajak seluruh masyarakat Kepri untuk lebih mendekatkan diri pada Sang Pencipta, sesuai dengan kepercayaan yang dianut.
“Sembari doakan (Indonesia) agar terbebas dari belenggu perpecahan,” tandasnya.

