CENTRALBATAM.CO.ID, BINTAN-Simpang Km 16 Bintan di Toapaya Selatan kecamatan Toapaya akan dipermak dengan membangunkan bundaran hijau.
Simpang Km 16 atau simpang 16 merupakan perlintasan kendaraan yang cukup padat. Arus kendaraan datang dari Tanjungpinang dan Tanjunguban serta Trikora. Karena kondisi itulah penataan dilakukan.
Bupati Bintan Apri Sujadi memaparkan desain bundaran, Selasa (13/2/2018). Dalam gambar proyeksi, nuansa hijau tampak dominan dalam bundaran. Nuansanya dibuat cantik dan ramah lingkungan.
Apri Sujadi mengatakan, penataan simpang 16 sudah lama dipersiapkan. Lokasi itu dipilih dalam sasaran penataan karena fungsinya sebagai jalan arteri dengan volume kendaraan cukup padat. Jalur itu juga menghubungkan berbagai jalur di Bintan. Diantaranya jalan masuk ke Tanjungpinang, jalan menuju pusat perkantoran Pemko Tanjungpinang, jalur ke Tanjunguban, jalan menuju Kota Kijang serta jalan menuju ke kawasan pariwisata pantai Trikora.
“Kita akan bangun bundaran di sana (Simpang Km.16) dengan diameter bundaran sekitar 19 meter, ruas jalan akan kita perlebar, masing-masing arah akan kita buat dengan 4 Lajur, 2 arah, dengan Row Jalan 20 hingga 50 Meter,” katanya, Selasa (13/2/2018).
Rencananya, pembangunan bundaran 16 akan dilakukan dalam 2 tahap. Tahap I dilaksanakan pada tahun 2018 ini dengan dana yang bersumber dari APBD Kabupaten Bintan sebesar Rp 6,5 miliar. Tahap II diperkirakan membutuhkan anggaran sebesar Rp 5 miliar dengan rencana pengerjaan pada 2019.
Penataan juga berdampak pada kondisi jalan di simpang 16. Jalan akan mengalami pelebaran jalan hingga radius 100 meter dengan lebar badan jalan 14 meter, lebar median jalan 2 meter, pedestarian 2 meter (Kiri-Kanan), drainase 1 meter (Kiri-Kanan) serta jalur hijau 2 meter (Kiri–Kanan).
“Untuk pembangunan arah lintas barat lebar badan jalan dibangun lebih besar hingga 28 meter, lebar median jalan 3 meter, pedestarian 2 meter (kiri-kanan), drainase 1 meter (Kiri-Kanan) serta jalur hijau hingga 6,5 meter (Kiri–Kanan ,” kata Apri. (*)

