CENTRALBATAM.CO.ID, JAKARTA – Setelah melakukan pencarian selama 8 hari, terhadap dua napi kasus narkoba yang kabur dari Lapas Nusakambangan. Hingga pagi ini, Senin (30/1/2017), jejak keduanya tak kunjung diketahui.
Sarjani dan Husein (nama napi, red) masih dalam pencarian petugas.
Meski telah menggunakan bantuan K-9 alias anjing pelacak, namun tahanan yang melompat dari dinding pembatas lapas setinggi sekitar 6 meter itu belum terlacak.
Meski demikian, Kalapas Nusakambangan Abdul Haris menyebutkan, bahwa lokasi pencarian untuk kedua napi yang melarikan diri sudah dipersempit di sekitar Lapas Batu dan Lapas Besi.
Petugas optimis bisa segera menangkap kembali keduanya dalam waktu dekat.
“Mudah-mudahan tidak lama lagi dalam waktu dekat bisa kita tangkap. Area pencarian juga sudah kita persempit di sekitar Gua Putri atau 4 Km dari jalan utama,” kata Haris.
Sebagaimana diketahui, dua narapidana yang kabur tersebut bernama Syarhani Abdullah (39) dan M Husein (44).
Mereka kabur dari Lapas Nusakambangan pada Sabtu (21/1/2017) lalu dengan cara memanjat Pos 3, kemudian melewati tembok setinggi 5 meter.
Kemudian, keduanya kembali melompat dan berhasil melewati pagar kawat berduri setinggi 6 meter.

