CENTRALBATAM.CO.ID, BATAM-Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengatakan, apapun untuk kepentingan masyarakat harus cepat dicarikan solusinya. Segera cari formula jangan sampai kebutuhan masyarakat putus seperti obat.
“Kalau obat ini bukan bantuan. Ini tugas dan tanggung jawab kita. Saya bilang ke Pak Cecep (Tjetjep Yudiana, Kadis Kesehatan Kepri) segera dikomunikasikan apa yang bisa kita bantu (untuk RSUD Embung Fatimah),” kata Nurdin saat menyerahkan bantuan obat-obatan kepada RSUD Embung Fatimah, Batuaji, Batam, Rabu (24/1/2018).
Ada 26 koli obat-obatan yang diserahkan untuk RSUD Embung Fatimah. Obat-obatan yang diberikan itu memang berdasarkan permintaan rumah sakit. Ke depan, masih ada obat-obat yang akan diserahkan kepada RSUD.
Nurdin mengilustrasikan hubungan Pemerintah Provinsi (Pemporv) dengan Kabupaten serta Kota seperti kakak beradik. Harus saling membantu apalagi untuk kepentingan masyarakat.
“Tanggung jawab ini semoga dapat membantu meringankan. Jangan sampai kebutuhan sehat masyarakat tak terpenuhi,” kata Nurdin.
Usai menyerahkan obat-obatan, Nurdin meninjau sejumlah ruang perawatan, seperti IGD dan ruang poli. Nurdin sempat ke ruang pendaftaran. Nurdin pun berdialog dengan pasien.

Nurdin minta terus dilakukan pembenahan untuk memberikan pelayanan yang semakin baik. Menurut Nurdin, perlu keikhlasan dan kesabaran dalam melayani masyarakat. Bukan hanya obat yang menyembuhkan. Senyum dan layanan yang baik akan menjadi sugesti untuk cepat sembuh.
“Kalau ikhlas apapun hambatan insya Allah teratasi. Semoga niat yang baik ini menjadi amal ibadah. Kalau orang yang sakit dihadapi dengan muka yang masam, akan bertambah penyakitnya,” kata Nurdin.
Para petugas pun diminta untuk mengaktualisasi diri. Pendidikan terus ditingkatkan karena akan bermanfaat untuk diri sendiri dan masyarakat. Masyarakat pun diminta untuk menjaga diri tetap sehat, seperti rutin melakukan olah raga. Yang ringan-ringan saja seperti berlari atau bersepeda.
Ditempat yang sama Sekdako Batam Jefridin bererima kasih dengan penyerahan bantuan obat-obatan untuk rumah sakit. Rumah sakit diminta untuk memanfaatkan obat-obat ini untuk kepentingan masyarakat.
“Terima kasih Pak Gubernur langsung memberi respon dan bergerak cepat untuk obag-obat,” kata Jefridin.
Jefridin pun mengingatkan petugas untuk melayani dengan ikhlas dan penuh senyum.

